Adu slogan pada atribut kampanye pun dilakukan untuk menarik simpati masyarakat. Sebagai salah satu caleg Dewan Perwakilan Rakyat RI, Hetifah memakai slogan Bersuara Untuk Kemandirian Bumi Etam. Ia beranggapan, slogan tersebut untuk mengomunikasikan jati dirinya, namun bukan mengumbar janji. Lebih tepatnya, sebagai visi misi caleg ke masyarakat. Isu sosial lokal yang hangat di daerah pemilihan, menurutnya, bisa juga dijadikan inspirasi. “Yang penting mudah dipahami masyarakat.”
Belum selesai masalah tingginya angka golput di Balikpapan, kini terungkap persoalan baru. Ternyata, tak sedikit masyarakat yang tidak mendapatkan hal pilihnya. Berdasarkan hasil penelitian dari 23 SMA dan SMK yang ada di Balikpapan, sebanyak 6.440 siswa tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap.
Peningkatan Kapasitas Stakeholder Desa
Peningkatan kapasitas para pemangku kepentingan desa menjadi poin kritikal untuk mempercepat pembangunan yang terjadi di desa, terutama dengan diberikannya kewenangan kepada desa dari kabupaten. Hetifah menerangkan bahwa dengan kemampuan memadai, hasil pembangunan akan berdampak positif bagi masyarakat desa.
Keluhan Petani Desa Jonggon Jaya
Rumah Aspirasi 23-2 milik Hetifah didatangi petani dari Desa Jonggon Jaya belum lama ini. Kehadirannya untuk menyampaikan masalah-masalah yang dihadapi masyarakat yang sebagian besar terdiri dari petani itu. Salah satunya adalah kondisi desa ketika banjir datang, yang menyebabkan kerugian besar yang harus ditanggung petani.
Bertemu dengan Warga Desa Handil
Sekitar lima-puluhan pemuda anggota Forum Karya Mandiri di Desa Handil, Kecamatan Anggana, hadir dalam pertemuan warga dengan Hetifah untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan mereka, di antaranya mengenai masalah kesempatan kerja. Jumlah pengangguran di desa tersebut cukup besar. Menanggapi ini, Hetifah mendorong komunikasi antara forum dengan beberapa perusahaan yang beroperasi di desa tersebut.
Pertemuan LAN Bersama Hetifah
Di Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Lembaga Administrasi Negara (PKP2A LAN), Samarinda, diselenggarakan pertemuan untuk mempersiapkan perangkat evaluasi tentang efektifitas perencaan pembangunan di Kalimantan Timur. Berkaitan dengan rencana pembuatan perangkat evaluasi tersebut, Hetifah menyatakan dukungannya.