Ir. Hetifah Sj. Siswanda, MPP, PhD adalah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Golongan Karya. Di DPR, Hetifah tergabung dalam Komisi X yang membidangi urusan Pendidikan, Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, Pariwisata, dan Perpustakaan.
Latar pendidikan Hetifah adalah bidang Perencanaan Kota dan Wilayah di Institut Teknologi Bandung. Hetifah melanjutkan studi untuk Master in Public Policy dari National University of Singapore, dan meraih gelar PhD dari School of Politics and International Relations, Flinders University Adelaide Australia. Disertasi yang ditulisnya berjudul “New Voices of the Community? Citizen Forums in Reformasi Era Indonesia,” menelaah bagaimana cara warga dan kelompok-kelompok marjinal mempengaruhi kebijakan publik di daerah.
Jauh sebelum bergabung di parlemen, Hetifah adalah aktifis kampus dan sehari-hari bergelut di berbagai organisasi masyarakat sipil. Hetifah adalah salah satu pendiri AKATIGA Pusat Analisis Sosial, Indonesian Partnership on Local Governance Initiative, (sekarang Perkumpulan Inisiatif), dan Bandung Trust Advisory Group (B_Trust) untuk Reformasi Kebijakan Publik dan Tata Pemerintahan.
Hetifah telah banyak menerbitkan artikel, laporan, dan buku. Hetifah adalah penulis buku “Inovasi, Partisipasi, dan Good Governance: 20 Prakarsa Inovatif dan Partisipatif di Indonesia,” yang menjadi salah satu referensi penting dalam praktek tata kelola pemerintahan partisipatif.
Sebagai anggota parlemen, Hetifah aktif di Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) sebagai Ketua Bidang Pendidikan, Ilmu, dan Teknologi. Hetifah juga merupakan pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI). Hetifah tengah giat mendorong partisipasi perempuan dalam politik dan peningkatan kapasitas perempuan di berbagai wilayah/daerah di Indonesia.
Hetifah bersuamikan Ir. Siswanda Harso Sumarto, MPM dan telah dikaruniai empat Puteri: Amirah Kaca, Amanda Kistilensa, Asanilta Fahda, dan Nahla Tetrimulya.
English Version:
Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP, PhD, is a Member of Indonesian Parliament from Golongan Karya Party. She belongs to Commission X, dealing in education, youth, sport, culture, and tourism affairs. She graduated from the Department of Regional and City Planning—Bandung Institute of Technology and received her Master in Public Policy from the National University of Singapore. She was awarded her PhD from School of Politics and International Studies—Flinders University, Australia. Her dissertation, titled “New Voices of the Community – Citizen Forums in Reforms Era Indonesia”, explores how citizens and marginalized groups influence public policies.
Prior to joining the parliament, she was already active in civil society organizations, being an activist since university years. She is a founder board member of AKATIGA Center for Social Analysis, Indonesian Partnership on Local Governance Initiative, and Bandung Trust Advisory Group (B-Trust) for Public Policy and Government Reforms.
Hetifah has published many articles, reports, and books. She is the author of the book “Innovation, Participation, and Good Governance: 20 Participatory Initiatives in Indonesia”, an important reference in participatory governance practices.
In addition to her work in parliament, Hetifah is active in the National Council of Women’s Organization of Indonesia (KOWANI) as a chairperson of the Standing Committee on Education, Science and Technology. She is also a Board Member of the Indonesian Women in Parliament Caucus (KPPRI). She actively promotes Indonesian women’s participation in politics and building the capacity of other women in various regions in Indonesia.
Hetifah is married to Ir. Siswanda Harso Sumarto, MPM, and has four daughters: Amirah Kaca, Amanda Kistilensa, Asanilta Fahda, and Nahla Tetrimulya.
Lainnya:


Facebook
Twitter