Tidak Ada Waktu Bermalas-malasan

Artikel Dipublikasikan Pada 22 July 2010

Masa kerja anggota DPR periode 2009-2014 belum setahun. Namun disinyalir oleh sejumlah media, kinerja mereka tidak lebih baik dari anggota periode sebelumnya. Bahkan dalam rentang waktu yang belum lama mengabdi sebagai wakil rakyat, mereka sudah menunjukkan tanda-tanda malas mengikuti rapat, baik rapat Paripurna DPR maupun rapat-rapat Komisi.

Kritik pedas terhadap kinerja anggota DPR ada yang diterima dengan lapang dada oleh anggota DPR RI, ada pula yang menolak. Menurut anggota DPR RI Komisi X Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP, memang benar, ada sejumlah anggota yang kinerja mereka belum setahun ini, seperti yang diberitakan oleh sejumlah media. Namun hal tersebut bukan berarti kinerja semua anggota DPR buruk.

“Saya juga prihatin masyarakat masih menilai kinerja DPR tidak sesuai harapan,” komentar Hetifah. “Namun bukan berarti kinerja mereka semua buruk dan tidak bisa diperbaiki. Saya pikir, kami sebagai anggota DPR memang perlu kerja keras dan upaya kolektif yang konsisten agar bisa memperbaiki citranya di mata publik.”

Tambah Hetifah, BURT harus lebih serius bekerja mereformasi DPR dari dalam, antara lain melalui penyusunan mekanisme kerja, penilaian kinerja, dan juga anggaran.

“Sebetulnya kerja sebagai anggota DPR sangat menyita waktu energi dan pikiran. Tidak ada waktu bermalas-malas,” ujar Hetifah.

Dalam menyikapi penilaian masyarakat terhadap anggota DPR yang malas-malas, Hetifah “membocorkan”, bahwa Fraksi Golkar sudah membuat rapat pimpinan. Dalam rapat itu dibahas isu tersebut dan merumuskan langkah-langkah kongkret untuk memastikan adanya perbaikan kinerja masing-masing anggota.

Silahkan Tinggalkan Komentar

Silahkan gunakan kolom komentar di bawah, atau lacak balik. Anda juga bisa mengikuti alur komentar berlangganan umpan balik komentar ini lewat RSS.