<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Sembilan Masalah Krusial dalam RUU Kepramukaan</title>
	<atom:link href="http://hetifah.com/artikel/sembilan-masalah-krusial-dalam-ruu-kepramukaan.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hetifah.com/artikel/sembilan-masalah-krusial-dalam-ruu-kepramukaan.html</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 May 2012 04:41:36 +0700</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: Muhammad Harun Roesyiedh</title>
		<link>http://hetifah.com/artikel/sembilan-masalah-krusial-dalam-ruu-kepramukaan.html/comment-page-1#comment-1345</link>
		<dc:creator>Muhammad Harun Roesyiedh</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 02:46:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hetifah.com/?p=639#comment-1345</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum Wr. Wb .

Kepada Yth, Bapak R. Darmanto Djojodibroto berkenannya saya dapat kontak person bapak atau web site yang dapat saya kunjungi milik bapak. Terima kasih sebelumnya.
Wassalamu&#039;alaikum. Wr. Wb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb .</p>
<p>Kepada Yth, Bapak R. Darmanto Djojodibroto berkenannya saya dapat kontak person bapak atau web site yang dapat saya kunjungi milik bapak. Terima kasih sebelumnya.<br />
Wassalamu&#8217;alaikum. Wr. Wb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bahrul</title>
		<link>http://hetifah.com/artikel/sembilan-masalah-krusial-dalam-ruu-kepramukaan.html/comment-page-1#comment-853</link>
		<dc:creator>Bahrul</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jan 2011 02:56:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hetifah.com/?p=639#comment-853</guid>
		<description>Saya Bahrul dari Tasikmalaya.
Komentar yang muncul sangat beragam. Ada yang jelas mendukung dan menolak RUU tersebut, ada juga yang samar. Tapi seingat saya bukankah rakyat Indonesia bebas untuk berserikat dan berkumpul? (UUD) Lalu kenapa yang melaksanakan haknya untuk berserikat dan berkumpul, tanpa menyinggung hak orang lain dilarang dan dipaksa untuk berkumpul dengan kelompok yang berbeda prinsip dengannya?
Kalau memang Pramuka adalah organisasi yang terbaik saat ini dan yang akan datang, saya kira masyarakat tanpa dipaksa akan menghidupkan Pramuka. Maka, buktikanlah kalau memang begitu.
Saya juga sangat setuju kalau Pramuka dilepaskan dari Pemerintah, baik pejabatnya maupun dana kegiatannya sehingga kalau Pramuka menjadi maju, dia maju karena kemampuan dirinya sendiri, bukan dipaksa maju di bawah bayang-bayang Pemerintah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya Bahrul dari Tasikmalaya.<br />
Komentar yang muncul sangat beragam. Ada yang jelas mendukung dan menolak RUU tersebut, ada juga yang samar. Tapi seingat saya bukankah rakyat Indonesia bebas untuk berserikat dan berkumpul? (UUD) Lalu kenapa yang melaksanakan haknya untuk berserikat dan berkumpul, tanpa menyinggung hak orang lain dilarang dan dipaksa untuk berkumpul dengan kelompok yang berbeda prinsip dengannya?<br />
Kalau memang Pramuka adalah organisasi yang terbaik saat ini dan yang akan datang, saya kira masyarakat tanpa dipaksa akan menghidupkan Pramuka. Maka, buktikanlah kalau memang begitu.<br />
Saya juga sangat setuju kalau Pramuka dilepaskan dari Pemerintah, baik pejabatnya maupun dana kegiatannya sehingga kalau Pramuka menjadi maju, dia maju karena kemampuan dirinya sendiri, bukan dipaksa maju di bawah bayang-bayang Pemerintah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kANG mANAN</title>
		<link>http://hetifah.com/artikel/sembilan-masalah-krusial-dalam-ruu-kepramukaan.html/comment-page-1#comment-640</link>
		<dc:creator>kANG mANAN</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Oct 2010 03:17:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hetifah.com/?p=639#comment-640</guid>
		<description>Pramuka harus mandiri..............
Presiden exoficio sebagai mabinas, gubernur sebagai mabida, bupati sebagai mabicab dst  bahkan tidak sedikit kepada dinas pendidikan sebagai simbul ketua kwarcab. Iuran pramuka lewat sekolah dengan menhitung jumlah murid, tanpa melihat berapa siswa yang ikut pramuka....dan lebih parah penarikan iuran lewat dinas pada saat pengambilan blangko ijazah.... Mandirikah.........?

Kaderisasi masih mandul.... orangnya ya itu itu saja... Yang tua tua maunya tampil terus.... bukan tut wuri, yang muda tak diberdayakan...... Nanti yang muda dimanfaatkan pandu lain lhoo !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pramuka harus mandiri&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
Presiden exoficio sebagai mabinas, gubernur sebagai mabida, bupati sebagai mabicab dst  bahkan tidak sedikit kepada dinas pendidikan sebagai simbul ketua kwarcab. Iuran pramuka lewat sekolah dengan menhitung jumlah murid, tanpa melihat berapa siswa yang ikut pramuka&#8230;.dan lebih parah penarikan iuran lewat dinas pada saat pengambilan blangko ijazah&#8230;. Mandirikah&#8230;&#8230;&#8230;?</p>
<p>Kaderisasi masih mandul&#8230;. orangnya ya itu itu saja&#8230; Yang tua tua maunya tampil terus&#8230;. bukan tut wuri, yang muda tak diberdayakan&#8230;&#8230; Nanti yang muda dimanfaatkan pandu lain lhoo !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Budiawan</title>
		<link>http://hetifah.com/artikel/sembilan-masalah-krusial-dalam-ruu-kepramukaan.html/comment-page-1#comment-638</link>
		<dc:creator>Budiawan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Oct 2010 10:32:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hetifah.com/?p=639#comment-638</guid>
		<description>Yth. Bu Hetifah

Saya sangat setuju dg pendapat Bapak Darmanto Djojodibroto, bahwa semua tidak terlepas dari sejarah, Gerakan Pramuka yag sekarang ada adalah bentuk akhir dari peleburan suluruh organisasi kapanduan yang ada di Indonesia tertanggal 14 Agustus 1961 Presiden Soekarno, melebur semua oranganisasi kepanduan menjadi Pramuka, sebuah oranganisasi yg secara murni mempersiapkan generasi muda Indonesia menjadi manusia yag siap berkarya untuk bangsa.

Dileburnya kepanduan menjadi Pramuka, untuk menyatukan semua persepsi yg ada dalam kepanduan saat itu. dengan mengeyampingan semua kepentingan yg ada pada saat itu Pramuka lahir.
Persaudaraan menjadi motto utama dalam Gerakan Pramuka yang merupakan pengejawantahan dari Bhinneka Tunggal Ika.

Even Jambora Ranting sampai dengan Jambore Dunia adalah suatu bukti jelas bahwa Pramuka melepas semua kepentingan yang ada, mereka bersatu dalam setiap even bersaudara tanpa memandang ras, agama dan bangsa, jadi sangat-sangat tidak beralasan kalau ada orng yg berkata “Satu sama lain rentan terjadi konflik”.

Hidup rukun berdampingan tidak mengenal kata pisah, yg mereka kenal adalah satuan terpisah antara satuan putra dan satuan putri. 

Lord Baden Powell adalah pendiri kepanduan dunia, pelajari kembali sejarah kepanduan.

Pramuka non politik tidak berdiri diatas satu parpol manapun, kalau ada parpol yang mengakui memiliki oranganisasi kepanduan sekarang, suruh mereka kembali kesekolah untuk ikut jadi anggota Pramuka lagi, baru bicara Pramuka.

Dulu ada PAPINDO dan IPINDO sekarang cuma ada GERAKAN PRAMUKA wadah candradimuka bai para putra-putri bangsa yang siap mempersiapkan diri ikut serta dalam membangun masyarakat.

Kembali KE TRI SATYA dan DASA DHARMA ...

Demikian komentar saya terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yth. Bu Hetifah</p>
<p>Saya sangat setuju dg pendapat Bapak Darmanto Djojodibroto, bahwa semua tidak terlepas dari sejarah, Gerakan Pramuka yag sekarang ada adalah bentuk akhir dari peleburan suluruh organisasi kapanduan yang ada di Indonesia tertanggal 14 Agustus 1961 Presiden Soekarno, melebur semua oranganisasi kepanduan menjadi Pramuka, sebuah oranganisasi yg secara murni mempersiapkan generasi muda Indonesia menjadi manusia yag siap berkarya untuk bangsa.</p>
<p>Dileburnya kepanduan menjadi Pramuka, untuk menyatukan semua persepsi yg ada dalam kepanduan saat itu. dengan mengeyampingan semua kepentingan yg ada pada saat itu Pramuka lahir.<br />
Persaudaraan menjadi motto utama dalam Gerakan Pramuka yang merupakan pengejawantahan dari Bhinneka Tunggal Ika.</p>
<p>Even Jambora Ranting sampai dengan Jambore Dunia adalah suatu bukti jelas bahwa Pramuka melepas semua kepentingan yang ada, mereka bersatu dalam setiap even bersaudara tanpa memandang ras, agama dan bangsa, jadi sangat-sangat tidak beralasan kalau ada orng yg berkata “Satu sama lain rentan terjadi konflik”.</p>
<p>Hidup rukun berdampingan tidak mengenal kata pisah, yg mereka kenal adalah satuan terpisah antara satuan putra dan satuan putri. </p>
<p>Lord Baden Powell adalah pendiri kepanduan dunia, pelajari kembali sejarah kepanduan.</p>
<p>Pramuka non politik tidak berdiri diatas satu parpol manapun, kalau ada parpol yang mengakui memiliki oranganisasi kepanduan sekarang, suruh mereka kembali kesekolah untuk ikut jadi anggota Pramuka lagi, baru bicara Pramuka.</p>
<p>Dulu ada PAPINDO dan IPINDO sekarang cuma ada GERAKAN PRAMUKA wadah candradimuka bai para putra-putri bangsa yang siap mempersiapkan diri ikut serta dalam membangun masyarakat.</p>
<p>Kembali KE TRI SATYA dan DASA DHARMA &#8230;</p>
<p>Demikian komentar saya terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abdullah</title>
		<link>http://hetifah.com/artikel/sembilan-masalah-krusial-dalam-ruu-kepramukaan.html/comment-page-1#comment-635</link>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Oct 2010 01:35:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hetifah.com/?p=639#comment-635</guid>
		<description>Ass. Tanpa mengurangi rasa hormat pada siapapun, saya salut pada semuanya. Tapi, marilah kita awali semua dengan membaca Bismillahirrohmanirrohim, membuka mata, hati dan pikiran kita. Hilangkan perasangka, iri, dengki, saling menjatuhkan dan ego yang dilatarbelakangi apapun, juga tanggallkan dulu pangkat dan kedudukan kita. Bismillah, mari kita mulai :
1. Mari menengok kembali kembali sejarah gerakan kepanduan sebelum dilebur jadi Pramuka.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass. Tanpa mengurangi rasa hormat pada siapapun, saya salut pada semuanya. Tapi, marilah kita awali semua dengan membaca Bismillahirrohmanirrohim, membuka mata, hati dan pikiran kita. Hilangkan perasangka, iri, dengki, saling menjatuhkan dan ego yang dilatarbelakangi apapun, juga tanggallkan dulu pangkat dan kedudukan kita. Bismillah, mari kita mulai :<br />
1. Mari menengok kembali kembali sejarah gerakan kepanduan sebelum dilebur jadi Pramuka.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

