Saatnya Perempuan ambil Peran

BALIKPAPAN, TRIBUN- Permasalahan gender dalam sosial kehidupan bermasyarakat kita memang selalu mengundang banyak perhatian tidak terkecuali untuk kota Balikpapan. Setidaknya berangkat dari fenomena tersebut Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kota Balikpapan bekerjasama dengan yayasan politik Jerman Konrad Adenauer Stiftung (KAS) telah mengadakan seminar sehari dengan tajuk Penguatan Peran Perempuan dalam Politik dan Masyarakat.
Ketua panitia Suharti menilai bahwa dalam era reformasi seperti saat ini, keinginan masyarakat untuk mewujudkan tata kehidupan yang menjunjung nilai-nilai demokrasi semakin menguat. yang dalam konteks idealnya diharapkan mampu mengartikulasikan hak azasi manusia yang dirumuskan secara universal, yakni hak untuk memperoleh kebebasan dan kebahagiaan hidup. Oleh karenanya, seluruh rakyat, baik laki-laki dan perempuan tidak dibatasi peluangnya untuk berpartisipasi dalam berbagai bidang kehidupan bangsa. Namun faktanya, hingga saat ini perempuan masih diposisikan oleh masyarakat sebagai sosok yang lemah, kurang mandiri, lebih memainkan perasaan, dan kurang rasional. Ditambahkan pula dengan diadakannya seminar ini setidaknya dapat meningkatkan kesadaran politik perempuan, memperkuat representasi perempuan dalam parlemen dan pemerintahan, memperkuat partisipasi perempuan dalam politik, serta merumuskan agenda setting bersama untuk memperkuat peran perempuan dalam politik khususnya di Balikpapan.
Out put yang diharapkan dari acara yang dilaksanakan pada rabu 26 oktober 2011 di hotel Pacific lantai 9  ini adalah  seluruh kalangan perempuan baik individu maupun kelembagaan yang sampai hari ini merasa sebagai korban pemarjinalan dalam sistem politik, kebijakan dan regulasi yang berhubungan dengan pemilu, partai politik dan pemerintahan, agar dapat bersatu dan merapatkan barisan sehingga kedepannya peran perempuan lebih diperhitungkan dalam rangka pencapaian sebuah keputusan dan tujuan terutama di untuk Kota Balikpapan, imbuhnya.
Ditemui dalam sela sesi pertama Hetifah selaku narasumber yang juga menjadi anggota DPR-RI fraksi golkar menyatakan bahwa saat ini partisipasi politik perempuan di Balikpapan sudah cukup baik bahkan berpotensi besar untuk mampu memenuhi quota di parlemen, akan tetapi untuk terlibat dalam dunia perpolitikan ada tiga hal yang perlu disinergiskan agar peran perempuan tersebut dapat maksimal pertama kebijakan yang memberi ruang untuk perempuan, kedua komitmen parpol dalam melaksanakan kebijakan tersebut,  ketiga kesiapan dari si perempuan itu sendiri.

Acara yang dimulai pukul 08.00 wita ini dihadiri oleh beberapa peserta yang merupakan beberapa perwakilan dari berbagai elemen perempuan seperti Parpol, anggota DPRD Kota Balikpapan, Instansi Pemerintahan, Media Massa, Perguruan Tinggi, Organisasi Kepemudaan, dan dari gabungan organisasi kewanitaan lainnya.(m38)

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Selamat pagi Ibu. Kami mengalami hal ini. Begini Ibu, redaksional kami: 1. Kami adalah melompok tani yang tergabung dalam KSU Mitra Sawit Lestari (Misale) menjalin perjanjian plasma inti. Perjanjian plasma inti merupakan kemitraan dengan pola inti-plasma. Dasar hukum mengenai kemitraan dengan pola inti plasma dalam UU No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (pasal 27) dan PP No. 44 Tahun 1997 tentang Kemitraan. Menurut hukum koperasi diwakili oleh para pengurusnya (pasal 30 ayat [2] huruf a UU No. 25 Tahun 1992 tentang Koperasi). Bentuk perwakilan antara koperasi dengan petani inti plasma tersebut bisa ada dua kemungkinan, yaitu: • Koperasi selaku kuasa; menandatangani perjanjian mewakili, untuk dan atas nama anggotanya; atau • Koperasi menandatangani perjanjian untuk dan atas nama koperasi itu sendiri, di mana perjanjian tersebut akan dilanjutkan kepada anggota koperasi, dalam hal ini para petani plasma. 2. Luas kebun plasma adalah 120 hektare area loa haur desa tengin baru sepaku penajam paser utara. 3. Kebun kami dibangun dengan pinjaman bank niaga dengan agunan berupa surat kepemilikan tanah (skt) senilai kurang lebih 6 m. 4. Umur tanam sawit kami 9 tahun. 5. Sejak bulan mei 2017, area tersebut di jadikan objek hukum oleh Dinas Kehutanan Provinsi sebagai Tahura berdasar keputusan PN Tanah Grogot. Bagaimana kami mengurus hal ini Ibu? Mohon advicenya..🙏 WA kami 081253463080

  2. Assalamualaikum ibu, saya dari perwakilan komunitas musik samarinda yang tergabung dalam komunitas musik borneo metalcamp, ingin mengajukan proposal kepada ibu sebagai donatur.. Apabila di izinkan kita ingin mengirim proposal.. Mohon di respon ibu.. Wassalamualaikum

  3. Selamat Hari Kartini untuk Ibu Hetifah Semangat dan Teruslah mendorong keterlibatan peran perempuan dalam keterwakilannya di Parlemen. Sebab tanpa perempuan, maka demokrasi kita masih stagnan. Salam Kartini Indonesia !!! Selamat Berjuang ! Selamatkan Perempuan Indonesia dari Ketertindasan...

Lihat semua aspirasi