Pokok Pikiran untuk Kota Bandung

Sebagai orang yang dilahirkan dan menghabiskan sebagian besar hidup di Bandung, saya merasa prihatin melihat adanya penurunan kualitas lingkungan maupun kualitas kehidupan warga Bandung dan tergerak untuk ikut berkontribusi mencari pemecahannya secara cerdas,kreatif dan partisipatif.

Masalah-masalah perkotaan di Bandung tidak bisa dipecahkan hanya dari aspek teknis, tapi juga menuntut adanya kepemimpinan yang kompeten, tanggap, dan peduli.

Tantangan ke depan adalah bagaimana agar berbagai inisiatif dan energi kreatif dan inovatif bisa berkembang di Bandung.

Kualitas kepemimpinan yang dituntut kota Bandung saat ini adalah adanya keseimbangan antara kepedulian, keberanian, dan keahlian sekaligus. Yaitu kepemimpinan yang mau mendengar apa yang diinginkan warganya dan memahami apa yang dibutuhkan kota ini, bisa tegas mengambil keputusan, dan bisa mengajak berbagai pihak untuk bersama menjalankannya.

Apa yang seharusnya dilakukan?

  • Mencari terobosan dan keluar dari cara berpikir tradisional
  • Pemanfaatan best practices dan bad practices dalam proses perencanaan
  • Komitmen bersama dan meminimalkan ego-sektoral
  • Stakeholder democracy – pengambilan keputusan secara inklusif
  • Membawa pelayanan kepada warga bukan sebaliknya
  • Melihat pedagang kaki lima dan sektor informal sebagai aset, bukan masalah
  • Memfokuskan pada hasil bukan input dalam penggunaan anggaran daerah

Bagaimana caranya?

  • Membuka akses terhadap pelayanan dasar dan pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan, perumahan yang layak, kesempatan berusaha, informasi dan akses internet bagi warga.
  • Memecahkan masalah-masalah kemacetan, persampahan, perparkiran, banjir, dan kerusakan lingkungan secara serius dan inovatif
  • Mengembangkan kualitas angkutan umum dan penyediaan fasilitas pedestrian yang nyaman
  • Menjadikan Bandung kota yang nyaman dan ramah terhadap perempuan, generasi muda, anak-anak, orang tua (manula), dan penyandang cacat antara lain dengan menyediakan berbagai fasilitas umum yang khas sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
  • Mengembangkan iklim berusaha yang sehat, memfasilitasi muncul dan berkembangnya usaha-usaha kreatif, dan meningkatkan daya saing pasar tradisional, pengusaha kecil dan sektor informal melalui penyediaan layanan perizinan yang mudah, modal dan ruang usaha.
  • Mengubah mindset birokrasi untuk menjadi aparat yang tanggap, profesional, dan bisa dipercaya.
  • Menstimulasi dan memfasilitasi berbagai inisiatif independen dan ekspresi kelompok-kelompok warga dengan menyediakan dan memfungsikan sarana olah raga dan kesenian, perpustakaan, dan ruang-ruang publik seperti taman-taman, ruang terbuka, dan fasilitas kebudayaan.
  • Mendayagunakan aset-aset kota termasuk potensi kewirausahaan dan bakat kreativitas warga untuk kepentingan masyarakat

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Selamat pagi Ibu. Kami mengalami hal ini. Begini Ibu, redaksional kami: 1. Kami adalah melompok tani yang tergabung dalam KSU Mitra Sawit Lestari (Misale) menjalin perjanjian plasma inti. Perjanjian plasma inti merupakan kemitraan dengan pola inti-plasma. Dasar hukum mengenai kemitraan dengan pola inti plasma dalam UU No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (pasal 27) dan PP No. 44 Tahun 1997 tentang Kemitraan. Menurut hukum koperasi diwakili oleh para pengurusnya (pasal 30 ayat [2] huruf a UU No. 25 Tahun 1992 tentang Koperasi). Bentuk perwakilan antara koperasi dengan petani inti plasma tersebut bisa ada dua kemungkinan, yaitu: • Koperasi selaku kuasa; menandatangani perjanjian mewakili, untuk dan atas nama anggotanya; atau • Koperasi menandatangani perjanjian untuk dan atas nama koperasi itu sendiri, di mana perjanjian tersebut akan dilanjutkan kepada anggota koperasi, dalam hal ini para petani plasma. 2. Luas kebun plasma adalah 120 hektare area loa haur desa tengin baru sepaku penajam paser utara. 3. Kebun kami dibangun dengan pinjaman bank niaga dengan agunan berupa surat kepemilikan tanah (skt) senilai kurang lebih 6 m. 4. Umur tanam sawit kami 9 tahun. 5. Sejak bulan mei 2017, area tersebut di jadikan objek hukum oleh Dinas Kehutanan Provinsi sebagai Tahura berdasar keputusan PN Tanah Grogot. Bagaimana kami mengurus hal ini Ibu? Mohon advicenya..🙏 WA kami 081253463080

  2. Assalamualaikum ibu, saya dari perwakilan komunitas musik samarinda yang tergabung dalam komunitas musik borneo metalcamp, ingin mengajukan proposal kepada ibu sebagai donatur.. Apabila di izinkan kita ingin mengirim proposal.. Mohon di respon ibu.. Wassalamualaikum

  3. Selamat Hari Kartini untuk Ibu Hetifah Semangat dan Teruslah mendorong keterlibatan peran perempuan dalam keterwakilannya di Parlemen. Sebab tanpa perempuan, maka demokrasi kita masih stagnan. Salam Kartini Indonesia !!! Selamat Berjuang ! Selamatkan Perempuan Indonesia dari Ketertindasan...

Lihat semua aspirasi