surat-rita1-350x430

Makmur Direstui Rita?

 

SAMARINDA – Rita Widyasari tampaknya tak mau diam saja menjelang proses pendaftaran pasangan calon (paslon) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, Senin (8/1) besok. Indikasi ini mencuat setelah beredar foto surat tulisan tangan bertanda tangan Rita, yang menyatakan dukungan kepada mantan Bupati Berau, Makmur HAPK untuk menjadi calon gubernur (cagub) Partai Golkar.

Surat bermaterai tertanggal 4 Januari 2018 yang ditulis di Jakarta tersebut ditujukan untuk pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat I dan II Partai Golkar Kaltim. Dalam surat itu, Rita menyatakan keinginannya agar Makmur diusung Partai Golkar untuk menjadi cagub.

“Jika masih didengar, saya ingin sekali Pak Makmur yang menjadi calon gubernur,” tulis Rita di bagian isi surat.

Dalam surat itu, Rita memandang Makmur sebagai sosok pekerja keras dan berpeluang memenangkan pertarungan di pilgub. Dalam hal ini, dirinya memberikan dukungan penuh apabila Makmur diusung menjadi cagub.

“Saya dan tim relawan akan mendukung beliau sepenuh hati. Atas kerja sama dan perhatiannya, saya ucapkan terima kasih,” tulis mantan Ketua DPD Partai Golkar Kaltim ini menutup suratnya.

Melalui surat itu pula, Rita juga menyampaikan terima kasih atas kekompakan dan kebersamaan Partai Golkar. Kekompakan dan kebersamaan ini membuat Rita merasa lebih bersemangat meski sedang terbelenggu di balik jeruji Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI akibat dugaan kasus gratifikasi.

Beredarnya tulisan tangan diduga milik Rita Widyasari ini sudah diketahui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Hetifah Sjaifudian selaku Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar menyatakan, sejauh ini hanya menerima kopian dari surat dukungan tersebut.

“Saya juga cuma terima copy-nya (surat Rita, Red.),” kata Hetifah melalui pesan singkatnya kepada Metro Samarinda, Sabtu (6/1) kemarin.

Ditanya apakah surat ini akan mempengaruhi keputusan DPP dalam menentukan paslon nantinya, Hetifah menyebut semua aspirasi yang ada ditampung partai. Dalam hal ini, Partai Golkar sedang berproses untuk memutuskan siapa paslon yang bakal didaftarkan ke KPU pekan depan.

“Semua info, aspirasi, dan masukan akan menjadi bahan pertimbangan dalam menetapkan calon yang akan diusung Partai Golkar,” sambung anggota DPR-RI asal Kaltim-Kaltara ini.

Media ini kemudian mencoba mengonfirmasi kepada Makmur maupun Sofyan Hasdam selaku pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kaltim. Namun hingga berita ini ditulis, keduanya belum juga memberikan jawaban.

Partai Golkar sendiri hingga kemarin masih belum mengumumkan siapa nama yang bakal diusung untuk bertarung dalam Pilgub Kaltim. Beberapa nama yang banyak disebut bakal diusung Partai Golkar menjadi cagub di antaranya mantan Wali Kota Bontang Sofyan Hasdam dan mantan Bupati Berau Makmur HAPK.

Sementara untuk nama calon wakil, beberapa nama yang diisukan di antaranya Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar, Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail, dan Hetifah Sjaifudian. Diperkirakan Partai Golkar bakal mengumumkan kandidat yang diusung pada Minggu (7/1) hari ini, mengingat pendaftaran paslon melalui jalur parpol akan dibuka pada Senin besok.

*) sumber : Bontangpost

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. .asslm, wr, wb, Bu haji dalam rangka Pembukaan Asian Games, boleh ga kami dapat undangan untuk bisa hadir di acara Pembukaan tgl 18/8/2018 nanti, Trima kasih atas berkenannya, wassalam trima kasih By, H.Achmad-Kaltim HP/WA. 081347906928

  2. Semangat pagi bu Hatifah. Saya Lettu Gunawan anggota Lanal Balikpapan (kita pernah bertemu di hotel grand Tjokro Balikpapan saat even sosialisasi Asian Games 2018) Mengenai pendidikan di daerah terpencil terutama perbatasan....mohon izin saya menyarankan : 1. Pembangunan fasilitas dan kualitas harus lebih baik dari pada negara tetangga jangan sampai terjadi seperti di daerah Kalimantan dimana masyarakat NKRI banyak yang menyeberang ke Malaysia untuk sekolah karena fasilitas lebih baik bahkan selama sekolah disana seluruh siswa mendapat fasilitas pinjam pakai laptop. RESIKO : mereka akan lebih mengetahui sejarah malaysia dan bahkan lagu kebangsaan malaysia 2. Khusus daerah terpencil rawan konflik pemberontakan....kami menyarankan mendayagunaan aparat TNI/POLRI yang berdinas didaerah tersebut untuk mengajar.....sehingga ada rasa aman bagi warga dan anggota TNI/POLRI tersebut memiliki tanggung jawab moral sekaligus memiliki kemauan untuk mengembangkan SDM nya dalam hal pendidikan. Demikian saran saya. Terima kasih

  3. Assalamu'alaikum wr wb. Yang Terhormat Ibu Hetifah Sjaifudian. Saya Safril, dari Institusi yang bergerak dalam kegiatan Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi SDM khususnya di bidang Teknologi informasi dan Komunikasi untuk SMK dan SMA . Sejak tahun 2012 kami telah melakukan sosialisasi tentang pentingnya memberikan keahlian digital kepada siswa SMK maupun SMA untuk meningkatkan daya saing siswa setelah lulus. Hal ini mengingat masih cukup banyak lulusan SMK yang belum memperoleh kesempatan kerja. Dan yang sudah bekerja tidak sedikit memperoleh pekerjaan yang tidak sesuai dengan ilmu atau keahlian yang diperoleh di SMK. Mohon maaf kami tidak bermaksud memandang rendah suatu pekerjaan, akan tetapi banyak lulusan SMK yang menjadi petugas cleaning atau cleaning service, office boy dan sejenisnya. Kami hanya ingin memaksimalkan peluang pekerjaan yang terbaik yang dapat diperoleh oleh lulusan SMK, sehingga selama 3 tahun belajar dan berlatih tidak berakhir pada pekerjaan yang pada prinsipnya tidak memerlukan jenjang pendidikan menengah kejuruan. Sementara dibentuknya Badan Nasional Sertifikasi Profesi kurang memberikan dampak yang diharapkan. Dan para pemilik Sertifikat dari BNSP setiap tahun harus memperpanjang legalitas Sertifikatnya dengan biaya cukup mahal. Selain itu kami menilai adanya pemaksaan bagi SMK untuk menyelenggarakan Sertifikasi Profesi di SMK-SMK dengan dibentuknya LSP-LSP melalui Peraturan Menteri Pendidikan, yang jelas mengikat SMK untuk mengalokasikan Dana BOS untuk kegiatan BNSP. BNSP mengeluarkan sertifikat profesi berstandar nasional sedangkan kami mengeluarkan sertifikat keahlian digital bersatndar Internasional dan ditandatangani langsung oleh Produsen yang mengeluarkan produk-produk teknologi digital, seperti Microsoft, Adobe dan Autodesk. Untuk itu kami mohon dengan sangat kepada Yth. Ibu Hetifah Sjaifudian, untuk dapat memberikan solusi bagi kami agar dapat memberikan bimbingan berbasis kinerja dengan standar internasional kepada siswa SMK dan pada akhirnya siswa memperoleh sertifikat keahlian digital berstandar Internasional yang sudah diakui oleh kurang lebih 140 negara. Kami sudah melakukan konsolidasi dengan Dinas Pendidikan dan pihak Musyawarah Kerja Kepala Sekolah dengan respon cukup positif akan tetapi hanya sebatas itu. Alasan utama yang kami terima adalah masalah pendanaan. Kami pada prinsipnya bukan bertujuan "memanfaatkan" Dana Bos atau anggaran pemerintah meskipun seharusnya memang demikian, akan tetapi visi dan misi kami lebih kepada memberikan solusi kepada pihak sekolah terutama kepada siswa yang nantinya menjadi SDM yang mampu bersaing dan memperoleh peluang kerja lebih besar. Bahkan kami memberikan alternatif agar siswa dapat menabung melalui Bank sehingga mampu untuk memenuhi biaya Sertifikasi yang kami selenggarakan dengan nominal yang sangat terjangkau. Untuk itu kami mohon dan sangat berharap untuk dapat bertemu Ibu dan memperoleh arahan serta dukungan agar visi dan misi kami dapat terwujud. Atas perhatian dan kesempatan yang diberikan, kami mengucapkan terimakasih. Jika berkenan dan kami sangat senang menerima kabar baik dari Ibu melalui 081373264177

Lihat semua aspirasi