Slide1

Karena pemberitaan, Komisi II kunjungi Lumbis Ogong Nunukan

 

Nunukan (ANTARA News) – Komisi II DPR RI mengunjungi Kecamatan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara untuk menyerap aspirasi dan melihat langsung kondisi kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Anggota Komisi II DPR RI, Hetifah Sjaifudian di Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan, Selasa menyatakan, pihaknya sengaja datang di Kecamatan Lumbis Ogong menindaklanjuti pemberitaan media massa akhir-akhir terkait dengan kondisi di wilayah perbatasan tersebut.

“Kami dari Komisi II (DPR RI) sengaja datang di Kecamatan Lumbis Ogong untuk melihat langsung kondisi yang sebenarnya terkait dengan pemberitaan di media massa akhir-akhir ini berkaitan dengan kecamatan itu,” kata legislator Fraksi Golkar tersebut.

Ia mengatakan, hasil penyerapan aspirasi dari masyarakat dan pemantauan di Kecamatan Lumbis Ogong akan dijadikan acuan pembahasan dengan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mendatang.

Sebab, lanjut dia, pemerintahan Jokowi-Yusuf Kalla sangat komitmen membangun wilayah perbatasan demi kesejahteraan masyarakatnya.

Hetifah Sjaifudian menyatakan, meskipun pemerintah sangat intens membangun wilayah perbatasan termasuk sejumlah kecamatan di Kabupaten Nunukan maka penganggarannya tentunya akan dibicarakan bersama agar keinginan masyarakat dapat terpenuhi.

Legislator asal Dapil Kalim-Kaltara ini menilai, permasalahan yang dihadapi masyarakat memang masih sangat kompleks sehingga perlu penanganan serius dari pemerintah dengan dukungan DPR RI khususnya Komisi II yang membidangi pemerintahan.

“Kunjungan kami dari Komisi II DPR RI ini untuk melihat fakta-fakta yang terjadi agar dalam pembahasan dengan kementerian dan lembaga terkait lebih mendetail,” ujar dia lagi.

*) Sumber : www.antaranews.com/berita/576543/karena-pemberitaan-komisi-ii-kunjungi-lumbis-ogong-nunukan

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Assalamu'alaikum wr wb. Yang Terhormat Ibu Hetifah Sjaifudian. Saya Safril, dari Institusi yang bergerak dalam kegiatan Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi SDM khususnya di bidang Teknologi informasi dan Komunikasi untuk SMK dan SMA . Sejak tahun 2012 kami telah melakukan sosialisasi tentang pentingnya memberikan keahlian digital kepada siswa SMK maupun SMA untuk meningkatkan daya saing siswa setelah lulus. Hal ini mengingat masih cukup banyak lulusan SMK yang belum memperoleh kesempatan kerja. Dan yang sudah bekerja tidak sedikit memperoleh pekerjaan yang tidak sesuai dengan ilmu atau keahlian yang diperoleh di SMK. Mohon maaf kami tidak bermaksud memandang rendah suatu pekerjaan, akan tetapi banyak lulusan SMK yang menjadi petugas cleaning atau cleaning service, office boy dan sejenisnya. Kami hanya ingin memaksimalkan peluang pekerjaan yang terbaik yang dapat diperoleh oleh lulusan SMK, sehingga selama 3 tahun belajar dan berlatih tidak berakhir pada pekerjaan yang pada prinsipnya tidak memerlukan jenjang pendidikan menengah kejuruan. Sementara dibentuknya Badan Nasional Sertifikasi Profesi kurang memberikan dampak yang diharapkan. Dan para pemilik Sertifikat dari BNSP setiap tahun harus memperpanjang legalitas Sertifikatnya dengan biaya cukup mahal. Selain itu kami menilai adanya pemaksaan bagi SMK untuk menyelenggarakan Sertifikasi Profesi di SMK-SMK dengan dibentuknya LSP-LSP melalui Peraturan Menteri Pendidikan, yang jelas mengikat SMK untuk mengalokasikan Dana BOS untuk kegiatan BNSP. BNSP mengeluarkan sertifikat profesi berstandar nasional sedangkan kami mengeluarkan sertifikat keahlian digital bersatndar Internasional dan ditandatangani langsung oleh Produsen yang mengeluarkan produk-produk teknologi digital, seperti Microsoft, Adobe dan Autodesk. Untuk itu kami mohon dengan sangat kepada Yth. Ibu Hetifah Sjaifudian, untuk dapat memberikan solusi bagi kami agar dapat memberikan bimbingan berbasis kinerja dengan standar internasional kepada siswa SMK dan pada akhirnya siswa memperoleh sertifikat keahlian digital berstandar Internasional yang sudah diakui oleh kurang lebih 140 negara. Kami sudah melakukan konsolidasi dengan Dinas Pendidikan dan pihak Musyawarah Kerja Kepala Sekolah dengan respon cukup positif akan tetapi hanya sebatas itu. Alasan utama yang kami terima adalah masalah pendanaan. Kami pada prinsipnya bukan bertujuan "memanfaatkan" Dana Bos atau anggaran pemerintah meskipun seharusnya memang demikian, akan tetapi visi dan misi kami lebih kepada memberikan solusi kepada pihak sekolah terutama kepada siswa yang nantinya menjadi SDM yang mampu bersaing dan memperoleh peluang kerja lebih besar. Bahkan kami memberikan alternatif agar siswa dapat menabung melalui Bank sehingga mampu untuk memenuhi biaya Sertifikasi yang kami selenggarakan dengan nominal yang sangat terjangkau. Untuk itu kami mohon dan sangat berharap untuk dapat bertemu Ibu dan memperoleh arahan serta dukungan agar visi dan misi kami dapat terwujud. Atas perhatian dan kesempatan yang diberikan, kami mengucapkan terimakasih. Jika berkenan dan kami sangat senang menerima kabar baik dari Ibu melalui 081373264177

  2. Ibu Hetifah yang terhormat, saya adalah warga Bontang Kalimantan Timur, sering menggunakan jalan poros Samarinda Bontang karena tuntutan pekerjaan namun alangkah sengsara nya saya dan saya yakin orang lain yang menggunakan jalan tersebut karena kondisi jalan yang banyak lubang dan tidak layak disebut dengan jalan negara yang terletak di propinsi yang kaya raya seperti Kalimantan Timur untuk itu ibu sebagai wakil kami di parlemen dan membidangi perhubungan mohon diusulkan kepada pemerintah untuk perbaikan jalan tersebut. apabila ibu minta saya bisa berikan datanya secara langsung melalui video yang bisa saya upload ke youtube kalo ibu minta atau sekali kali turunlah ibu kelapangan naik mobil dari samarinda ke bontang sekalian tembus ke sangatta, silakan ibu rasakan sensasinya dan bandingkan dengan infrastruktur di jawa

  3. Assalamu'alaikum wr wb. Hetifah Sjaifudian. Saya Safril, dari Institusi yang bergerak dalam kegiatan Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi SDM khususnya Lulusan SMK dan SMA di bidang Teknologi informasi dan Komunikasi. Bisakah kami meminta audiensi dengan ibu, terkait program pemerintah untuk membangun SDM yang berkualitas, kompetitif dan mampu bersaing dengan negara lain dan memperoleh bonus demografi, Demikian bu, harapan kami ibu dapat berkenan meluangkan waktu untuk kami. Wassalamu'alaikum wr wb. -Safril-

Lihat semua aspirasi