WhatsApp Image 2017-07-31 at 16.29.15_edited

Jatah Kursi Kaltim Tetap 8, Hetifah: Akhirnya Perjuangan Ini Berhasil

 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA – DPR RI akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-undang Pemilihan Umum. RUU ini sebelumnya dibahas di Pansus RUU Pemilu. Tetapi karena ada pasal-pasal krusial, pengambilan keputusan dilakukan di rapat paripurna DPR, Kamis (20/7) kemarin.

Di dalam UU yang baru disahkan itu, terdapat pengaturan kursi daerah pemilihan (Dapil) yang menjadi lampiran tak terpisahkan dari UU Pemilu. Anggota Pansus RUU Pemilu yang juga wakil rakyat Dapil Kaltim-Kaltara, Hetifah Sjaifudian menyampaikan, meski Dapil Kaltim-Kaltara pada Pemilu 2019 dipisahkan, tetapi tidak mengurangi jumlah kursi di Kaltim.

“Tadinya dalam draf RUU Pemilu, kursi DPR RI untuk Kaltim hanya lima kursi karena dikurangi tiga untuk Kaltara yang menjadi Dapil baru. Jadi sekarang sudah pasti, untuk Kaltim delapan kursi dan Kaltara 3 kursi DPR,” terang Hetifah.

Hetifah menjelaskan proses panjang pembahasan pembagian kursi per Dapil untuk DPR RI. Menurutnya, Pansus RUU Pemilu dan Pemerintah menimbang banyak hal, tidak hanya jumlah penduduk, tetapi juga luas wilayah.

“Pembahasan jumlah kursi per Dapil melalui proses panjang. Kami mengkaji berbagai simulasi jumlah kursi per Dapil yang dirumuskan Pemerintah,” lanjut Hetifah.

Terkait alokasi kursi DPR RI Kaltim dan Kaltara, Hetifah berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kaltim-Kaltara yang memberi berbagai masukan. Ia menyadari jika berpatokan pada jumlah penduduk, tentu jumlahnya tidak seperti yang diharapkan.

“Saya di Pansus selalu meyakinkan anggota lain dan Pemerintah agar kursi Kaltim tetap delapan dan Kaltara tiga. Luas wilayah menjadi pertimbangan. Saya juga sampaikan bahwa ini aspirasi masyarakat Kaltim-Kaltara,” tutup Hetifah.

Dengan jumlah kursi yang dialokasikan untuk Kaltim dan Kaltara, Hetifah berharap agar ini memberi manfaat berarti bagi masyarakat.

*) sumber : Tribun Kaltim

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Bu tolong di bantu kami dr guru honor TKK SMA d kutai barat, sejak kami bernaung di bawah Pemrrintah Prop. Kaltim hidup kami susah, gaji kami d potong drastis hidup kami benar2 susah bu, harus terus pinjam uang kesana kesini utk kebutuhan sehari2, sedangkan biaya hidup di Kutai Barat sangat mahal..tolong kami y bu biar nasib para guru TKK SMA d Kutai Barat bs lebih baik..

  2. Selamat pagi Ibu. Kami mengalami hal ini. Begini Ibu, redaksional kami: 1. Kami adalah melompok tani yang tergabung dalam KSU Mitra Sawit Lestari (Misale) menjalin perjanjian plasma inti. Perjanjian plasma inti merupakan kemitraan dengan pola inti-plasma. Dasar hukum mengenai kemitraan dengan pola inti plasma dalam UU No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (pasal 27) dan PP No. 44 Tahun 1997 tentang Kemitraan. Menurut hukum koperasi diwakili oleh para pengurusnya (pasal 30 ayat [2] huruf a UU No. 25 Tahun 1992 tentang Koperasi). Bentuk perwakilan antara koperasi dengan petani inti plasma tersebut bisa ada dua kemungkinan, yaitu: • Koperasi selaku kuasa; menandatangani perjanjian mewakili, untuk dan atas nama anggotanya; atau • Koperasi menandatangani perjanjian untuk dan atas nama koperasi itu sendiri, di mana perjanjian tersebut akan dilanjutkan kepada anggota koperasi, dalam hal ini para petani plasma. 2. Luas kebun plasma adalah 120 hektare area loa haur desa tengin baru sepaku penajam paser utara. 3. Kebun kami dibangun dengan pinjaman bank niaga dengan agunan berupa surat kepemilikan tanah (skt) senilai kurang lebih 6 m. 4. Umur tanam sawit kami 9 tahun. 5. Sejak bulan mei 2017, area tersebut di jadikan objek hukum oleh Dinas Kehutanan Provinsi sebagai Tahura berdasar keputusan PN Tanah Grogot. Bagaimana kami mengurus hal ini Ibu? Mohon advicenya..🙏 WA kami 081253463080

  3. Assalamualaikum ibu, saya dari perwakilan komunitas musik samarinda yang tergabung dalam komunitas musik borneo metalcamp, ingin mengajukan proposal kepada ibu sebagai donatur.. Apabila di izinkan kita ingin mengirim proposal.. Mohon di respon ibu.. Wassalamualaikum

Lihat semua aspirasi