DSCN1682

Hetifah : Penting Sinergi dan Komunikasi Pusat dan Daerah

 

JAKARTA – Sebanyak 16 orang anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara lintas partai dan lintas komisi menyambangi wakil rakyatnya di Gedung DPR RI, Kamis (16/02/2017) di Senayan Jakarta.

Rombongan diterima langsung oleh Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, yaitu Hetifah Sjaifudian (Fraksi Partai Golkar), Ary Yusnita (Fraksi Partai Nasdem), Kasriyah (Fraksi Partai Persatuan Pembangunan), Ihwan Dato Adam (Fraksi Partai Demokrat).

Pimpinan rombongan, AR Rasyid menyampaikan, kunjungan kali ini dimaksudkan untuk konsultasi dan sharing (berbagi-red) informasi kebijakan pusat dan daerah. Beberapa poin yang dibicarakan antara lain terkait penetapan jumlah anggota DPR di Dapil, perkembangan Daerah Otonomi Baru (DOB), sharing informasi terkait kondisi nelayan dan listrik di Kaltara.

“Kami ingin mendengarkan langsung dari pembuat kebijakan di pusat, yang nantinya informasi ini akan bermanfaat untuk support kerja kami di komisi-komisi yang ada,” tegasnya.

Hetifah yang juga anggota Komisi 2, secara pribadi menyatakan apresiasi atas kunjungan ini. Ia menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan isu-isu terkini di Komisi 2, seperti Pilkada Serentak, perkembangan DOB, dan terkait jumlah kursi DPR RI.

Selain itu, Hetifah juga menyampaikan, saat ini Komisi 2 sedang bekerja mengawasi pelaksanaan Pilkada Serentak 2017 di 101 daerah dan Pilkada 2018 mendatang, menyiapkan pemilihan anggota KPU-Bawaslu, dan membahas RUU Penyelenggaraan Pemilu.

Terkait dengan persiapan Pilkada Tarakan dan Kaltim 2018 nanti, Hetifah menyampaikan UU yang digunakan adalah UU Pilkada yang baru.

“Nanti saat Pilkada di Tarakan dan Kaltim, UU Nomor 10/2016 yang akan menjadi acuan,” jelas Hetifah dalam rilis yang diterima beraunews.com, Jumat (17/02/2017).

Terkait jumlah kursi DPR RI yang menjadi isu krusial RUU Pemilu, memang masih berdasarkan jumlah penduduk. Tetapi hal yang tidak kalah penting adalah cakupan wilayah. Jika cakupan wilayahnya terlalu luas, maka idealnya jumlah anggota DPR diperbanyak.

“Kami sedang intensif membahas hal tersebut. Yang juga penting adalah sinergi dan komunikasi pusat dan daerah,” tutupnya.

Sumber : Beraunews.com

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. .asslm, wr, wb, Bu haji dalam rangka Pembukaan Asian Games, boleh ga kami dapat undangan untuk bisa hadir di acara Pembukaan tgl 18/8/2018 nanti, Trima kasih atas berkenannya, wassalam trima kasih By, H.Achmad-Kaltim HP/WA. 081347906928

  2. Semangat pagi bu Hatifah. Saya Lettu Gunawan anggota Lanal Balikpapan (kita pernah bertemu di hotel grand Tjokro Balikpapan saat even sosialisasi Asian Games 2018) Mengenai pendidikan di daerah terpencil terutama perbatasan....mohon izin saya menyarankan : 1. Pembangunan fasilitas dan kualitas harus lebih baik dari pada negara tetangga jangan sampai terjadi seperti di daerah Kalimantan dimana masyarakat NKRI banyak yang menyeberang ke Malaysia untuk sekolah karena fasilitas lebih baik bahkan selama sekolah disana seluruh siswa mendapat fasilitas pinjam pakai laptop. RESIKO : mereka akan lebih mengetahui sejarah malaysia dan bahkan lagu kebangsaan malaysia 2. Khusus daerah terpencil rawan konflik pemberontakan....kami menyarankan mendayagunaan aparat TNI/POLRI yang berdinas didaerah tersebut untuk mengajar.....sehingga ada rasa aman bagi warga dan anggota TNI/POLRI tersebut memiliki tanggung jawab moral sekaligus memiliki kemauan untuk mengembangkan SDM nya dalam hal pendidikan. Demikian saran saya. Terima kasih

  3. Assalamu'alaikum wr wb. Yang Terhormat Ibu Hetifah Sjaifudian. Saya Safril, dari Institusi yang bergerak dalam kegiatan Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi SDM khususnya di bidang Teknologi informasi dan Komunikasi untuk SMK dan SMA . Sejak tahun 2012 kami telah melakukan sosialisasi tentang pentingnya memberikan keahlian digital kepada siswa SMK maupun SMA untuk meningkatkan daya saing siswa setelah lulus. Hal ini mengingat masih cukup banyak lulusan SMK yang belum memperoleh kesempatan kerja. Dan yang sudah bekerja tidak sedikit memperoleh pekerjaan yang tidak sesuai dengan ilmu atau keahlian yang diperoleh di SMK. Mohon maaf kami tidak bermaksud memandang rendah suatu pekerjaan, akan tetapi banyak lulusan SMK yang menjadi petugas cleaning atau cleaning service, office boy dan sejenisnya. Kami hanya ingin memaksimalkan peluang pekerjaan yang terbaik yang dapat diperoleh oleh lulusan SMK, sehingga selama 3 tahun belajar dan berlatih tidak berakhir pada pekerjaan yang pada prinsipnya tidak memerlukan jenjang pendidikan menengah kejuruan. Sementara dibentuknya Badan Nasional Sertifikasi Profesi kurang memberikan dampak yang diharapkan. Dan para pemilik Sertifikat dari BNSP setiap tahun harus memperpanjang legalitas Sertifikatnya dengan biaya cukup mahal. Selain itu kami menilai adanya pemaksaan bagi SMK untuk menyelenggarakan Sertifikasi Profesi di SMK-SMK dengan dibentuknya LSP-LSP melalui Peraturan Menteri Pendidikan, yang jelas mengikat SMK untuk mengalokasikan Dana BOS untuk kegiatan BNSP. BNSP mengeluarkan sertifikat profesi berstandar nasional sedangkan kami mengeluarkan sertifikat keahlian digital bersatndar Internasional dan ditandatangani langsung oleh Produsen yang mengeluarkan produk-produk teknologi digital, seperti Microsoft, Adobe dan Autodesk. Untuk itu kami mohon dengan sangat kepada Yth. Ibu Hetifah Sjaifudian, untuk dapat memberikan solusi bagi kami agar dapat memberikan bimbingan berbasis kinerja dengan standar internasional kepada siswa SMK dan pada akhirnya siswa memperoleh sertifikat keahlian digital berstandar Internasional yang sudah diakui oleh kurang lebih 140 negara. Kami sudah melakukan konsolidasi dengan Dinas Pendidikan dan pihak Musyawarah Kerja Kepala Sekolah dengan respon cukup positif akan tetapi hanya sebatas itu. Alasan utama yang kami terima adalah masalah pendanaan. Kami pada prinsipnya bukan bertujuan "memanfaatkan" Dana Bos atau anggaran pemerintah meskipun seharusnya memang demikian, akan tetapi visi dan misi kami lebih kepada memberikan solusi kepada pihak sekolah terutama kepada siswa yang nantinya menjadi SDM yang mampu bersaing dan memperoleh peluang kerja lebih besar. Bahkan kami memberikan alternatif agar siswa dapat menabung melalui Bank sehingga mampu untuk memenuhi biaya Sertifikasi yang kami selenggarakan dengan nominal yang sangat terjangkau. Untuk itu kami mohon dan sangat berharap untuk dapat bertemu Ibu dan memperoleh arahan serta dukungan agar visi dan misi kami dapat terwujud. Atas perhatian dan kesempatan yang diberikan, kami mengucapkan terimakasih. Jika berkenan dan kami sangat senang menerima kabar baik dari Ibu melalui 081373264177

Lihat semua aspirasi