Cintaku di Lembata

Hetifah Ingatkan Pentingnya Menjaga Budaya Bangsa

Jakarta- DPR secara resmi telah mengesahkan RUU Kebudayaan menjadi Undang-undang Pemajuan Kebudayaan. UU ini diharapkan menjadi penjaga kekayaan dan keragaman budaya bangsa Indonesia. Hal ini disampaikan Hetifah Sjaifudian, anggota DPR Fraksi Partai Golkar dalam acara bedah novel berjudul Cintaku di Lembata, Kamis (4/5) di Perpustakaan MPR RI.

“Terdapat norma-norma penting yang diatur dalam UU ini, yaitu: kebudayaan merupakan investasi masa depan dalam membangun peradaban bangsa; sistem pendataan kebudayaan terpadu; pokok pikiran kebudayaan daerah; strategi kebudayaan; rencana induk pemajuan kebudayaan; dana perwalian kebudayaan; pemanfaatan kebudayaan; penghargaan kebudayaan; serta pemberian sanksi terhadap orang yang secara melawan hukum menghancurkan, merusak, menghilangkan atau mengakibatkan tidak dapat digunakannya sarana dan prasarana pemajuan kebudayaan”, terang Hetifah.

Novel Cintaku di Lembata yang ditulis Sari Nuralita merupakan novel yang mengulas kisah cinta, keindahan alam, serta kearifan budaya lokal di Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur. Hetifah menuturkan bahwa Provinsi NTT memiliki sumber daya alam sangat banyak.

“Di Provinsi ini (NTT) terdapat 1.129 pulau. 427 pulau sudah mempunyai nama, dan 765 lainnya belum mempunyai nama. Ini sangat luar biasa. Ada banyak budaya di sana”, lanjut Hetifah.

Terkait dengan industri pariwisata di Lembata, Hetifah memintah Pemerintah untuk memperhatikan infrastruktur pendukung disana. Daerah-daerah di Indonesia bagian Timur menyimpan pesona alam yang luar biasa namun kondisi infrastruktur masih belum mendukung untuk menarik wisatawan dalam dan luar negeri.

*) sumber : Rilisbisnis.com

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Bu tolong di bantu kami dr guru honor TKK SMA d kutai barat, sejak kami bernaung di bawah Pemrrintah Prop. Kaltim hidup kami susah, gaji kami d potong drastis hidup kami benar2 susah bu, harus terus pinjam uang kesana kesini utk kebutuhan sehari2, sedangkan biaya hidup di Kutai Barat sangat mahal..tolong kami y bu biar nasib para guru TKK SMA d Kutai Barat bs lebih baik..

  2. Selamat pagi Ibu. Kami mengalami hal ini. Begini Ibu, redaksional kami: 1. Kami adalah melompok tani yang tergabung dalam KSU Mitra Sawit Lestari (Misale) menjalin perjanjian plasma inti. Perjanjian plasma inti merupakan kemitraan dengan pola inti-plasma. Dasar hukum mengenai kemitraan dengan pola inti plasma dalam UU No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (pasal 27) dan PP No. 44 Tahun 1997 tentang Kemitraan. Menurut hukum koperasi diwakili oleh para pengurusnya (pasal 30 ayat [2] huruf a UU No. 25 Tahun 1992 tentang Koperasi). Bentuk perwakilan antara koperasi dengan petani inti plasma tersebut bisa ada dua kemungkinan, yaitu: • Koperasi selaku kuasa; menandatangani perjanjian mewakili, untuk dan atas nama anggotanya; atau • Koperasi menandatangani perjanjian untuk dan atas nama koperasi itu sendiri, di mana perjanjian tersebut akan dilanjutkan kepada anggota koperasi, dalam hal ini para petani plasma. 2. Luas kebun plasma adalah 120 hektare area loa haur desa tengin baru sepaku penajam paser utara. 3. Kebun kami dibangun dengan pinjaman bank niaga dengan agunan berupa surat kepemilikan tanah (skt) senilai kurang lebih 6 m. 4. Umur tanam sawit kami 9 tahun. 5. Sejak bulan mei 2017, area tersebut di jadikan objek hukum oleh Dinas Kehutanan Provinsi sebagai Tahura berdasar keputusan PN Tanah Grogot. Bagaimana kami mengurus hal ini Ibu? Mohon advicenya..🙏 WA kami 081253463080

  3. Assalamualaikum ibu, saya dari perwakilan komunitas musik samarinda yang tergabung dalam komunitas musik borneo metalcamp, ingin mengajukan proposal kepada ibu sebagai donatur.. Apabila di izinkan kita ingin mengirim proposal.. Mohon di respon ibu.. Wassalamualaikum

Lihat semua aspirasi