Hetifah Apresiasi DPRD dan Pemda Kaltim Selesaikan RPJMD Tepat Waktu

Senayan, Jakarta- Pasca selesainya, Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalimantan Timur 2019-2023 oleh DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Hetifah Sjaifudian, anggota DPR RI dari Kalimantan Timur ini mengapresiasi langkah DPRD Provinsi Kaltim dan Pemda Kaltim untuk segera menyelesaikan RPJMD Provinsi Kalimantan Timur. Meski dinilai mendekati batas akhir, Hetifah yakin RPJMD ini sesuai dengan marwah dan cita-cita masyarakat Kaltim untuk wujudkan Kaltim yang berdaulat.

"Saya mengapresiasi langkah DPRD dan Pemda Kaltim untuk menyelesaikan RPJMD Kaltim karena sudah mendekati batas/ masa akhir yakni 6 bulan setelah pelantikan gubernur baru. Ya, mohon dimaklumkan karena proses nya cukup lama. Dokumen ini juga harus mendapat kesepahaman dari unsur / representasi rakyat di daerah (DPRD Provinsi) dan pertimbangan dari pusat (Kemendagri dan Bappenas RI) sebelum akhirnya di-Perda kan. Begitulah tahapan panjangnya, dan wajar kalau cukup menyita waktu dan tenaga. Apalagi ini sedang musim reses kan.” Ungkap Hetifah, yang pernah menjadi Ketua Ikatan Ahli Perencana (IAP) Indonesia.

Di lain pihak, Ketua Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kaltim, Edi Kurniawan mengakui pihaknya mengalami keterbatasan waktu dalam membahas RPJMD ini. Meski demikian, ia mengelak bahwa dokumen ini tidak maksimal dan telah sesuai dengan analisa Pansus.

Buru-buru iya, satu minggu saja tapi saya kira cukup representatif lah. Dokumen sudah maksimal.", Tutur Edi Kurniawan

Rekomendasi pansus, setelah dokumen ditetapkan hasil evelauasi Kemendagri, baru DPRD beserta Bappeda mulai maraton untuk menyempurnakan RPJMD,” ujar Edi Kurniawan.

Draft akhir RPJMD yang telah disepakati di level daerah ini oleh Pansus dan Bappeda Kaltim akan dibawa ke Bappenas RI guna dilakukan konsultasi harmonisanisasi target RPJMD dengan dokumen RPJMN teknokratik 2020-2024. Untuk selanjutnya, Pansus bersama Bappeda Kaltim akan menghadap ke Kemendagri guna melakukan evaluasi RPJMD 2018-2023 ke Dirjen Pembangunan daerah Kemendagri.

Dengan proses yang cukup lama, Hetifah mengharapkan agar di masa yang akan datang, proses penyusunan dokumen RPJMD Kaltim 2018-2023 ini mampu lebih cepat untuk diselesaikan. Namun demikian, ia meyakini bahwa proses ini adalah proses pendewasaan daerah, dimana pembangunan daerah harus memertimbangkan berbagai aspek pembangunan dan kesepakatan antara pemerintah dan masyarakat sehingga antara waktu dan kualitas dokumen perencanaan juga sangat diperhatikan.

Saya pikir, semua daerah problemnya sama. Mereka biasanya saling tarik-ulur pendapat, ya wajar kalau lama. Namun keseluruhan, kita bisa belajar bahwa ini salah satu bentuk pendewasaan kita. Kita patut apresiasi, kesigapan DPRD Kaltim untuk segera menyelesaikan RPJMD Kaltim 2018-2023. Terlalu cepat kurang baik namun terlalu lambat juga buruk. Semuanya harus seimbang, seimbang waktu dan seimbang dalam menemukan kompromi atas pendalaman kajian pembangunan.” Tutup hetifah.

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Infrastruktur transportasi di jalan Kubar Mahulu memprihatinkan kami minta kejelasan dalam proses pembangunan agar dapat cepat dilalui karena sangat vital

  2. kebenaran cara simulasi ibu memang patut di acungkan jempol. karna simulasi dicaleq lain sistim perjudian' dgn memberikan bermacam fasilitas yg ujung ujungnya mengharapkan keuntungan yg lbh besar. begitupun kebanyakan tim sukses seperti musuh dlm selimut.

  3. kmi warga msyarakat kaltim supriadi/rabaisyah wali murid dri.. Leo wardana. mendukung spenuh hati.. utk ibu.. smoga di ridhoi Allah.swt amiin. hti ibu adalah hati masyarakat.. jazakumulloh khoiron khatsirro.. amiiin..

Lihat semua aspirasi