dscn3876

Golkar Susun Sejumlah Analisis Terkait RUU Pemilu

 

JAKARTA – Fraksi Partai Golkar sedang menyusun pandangannya terhadap Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Penyelenggaraan Pemilu dari pemerintah. ‎Adapun yang menyusun adalah tim kajian dan penyusunan RUU bidang Politik Golkar.

‎”Namun belum berupa Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) resmi, ke‎betulan saya salah satu anggotanya,” kata Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Golkar Hetifah‎ Sjaifudian saat dihubungi wartawan, Selasa (25/10/2016).

‎Menurut Hetifah, sistem pemilu proporsional terbuka, tertutup dan terbatas hanya salah satu dari isu strategis yang bisa diduga akan alot pembahasannya.

Golkar berpendapat, masing-masing memiliki kekuatan, kelemahan dan membutuhkan prasyarat agar bisa diterapkan dengan baik,” tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, amanat dari Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar sendiri adalah sistem proporsional tertutup.

Namun kata dia, Golkar siap menjalankan setiap proses dalam mengkaji sistem pemilumendatang. “Siap mendengar berbagai argumen dari setiap opsi yang ada dan memilih sistem yang terbaik,” ucapnya.

Dia menjelaskan, pertimbangan utama yang menjadi rujukan Golkar dalam menentukan sistem pemilu proporsional adalah, ingin meningkatkan kualitas calon dan mereka yang terpilih.‎

“Jangan lagi faktor keterpilihan didominasi oleh modal dan popularitas semata,” pungkasnya.

*) sumber : http://nasional.sindonews.comgolkar-susun-sejumlah-analisis-terkait-ruu-pemil.

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Bu tolong di bantu kami dr guru honor TKK SMA d kutai barat, sejak kami bernaung di bawah Pemrrintah Prop. Kaltim hidup kami susah, gaji kami d potong drastis hidup kami benar2 susah bu, harus terus pinjam uang kesana kesini utk kebutuhan sehari2, sedangkan biaya hidup di Kutai Barat sangat mahal..tolong kami y bu biar nasib para guru TKK SMA d Kutai Barat bs lebih baik..

  2. Selamat pagi Ibu. Kami mengalami hal ini. Begini Ibu, redaksional kami: 1. Kami adalah melompok tani yang tergabung dalam KSU Mitra Sawit Lestari (Misale) menjalin perjanjian plasma inti. Perjanjian plasma inti merupakan kemitraan dengan pola inti-plasma. Dasar hukum mengenai kemitraan dengan pola inti plasma dalam UU No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (pasal 27) dan PP No. 44 Tahun 1997 tentang Kemitraan. Menurut hukum koperasi diwakili oleh para pengurusnya (pasal 30 ayat [2] huruf a UU No. 25 Tahun 1992 tentang Koperasi). Bentuk perwakilan antara koperasi dengan petani inti plasma tersebut bisa ada dua kemungkinan, yaitu: • Koperasi selaku kuasa; menandatangani perjanjian mewakili, untuk dan atas nama anggotanya; atau • Koperasi menandatangani perjanjian untuk dan atas nama koperasi itu sendiri, di mana perjanjian tersebut akan dilanjutkan kepada anggota koperasi, dalam hal ini para petani plasma. 2. Luas kebun plasma adalah 120 hektare area loa haur desa tengin baru sepaku penajam paser utara. 3. Kebun kami dibangun dengan pinjaman bank niaga dengan agunan berupa surat kepemilikan tanah (skt) senilai kurang lebih 6 m. 4. Umur tanam sawit kami 9 tahun. 5. Sejak bulan mei 2017, area tersebut di jadikan objek hukum oleh Dinas Kehutanan Provinsi sebagai Tahura berdasar keputusan PN Tanah Grogot. Bagaimana kami mengurus hal ini Ibu? Mohon advicenya..🙏 WA kami 081253463080

  3. Assalamualaikum ibu, saya dari perwakilan komunitas musik samarinda yang tergabung dalam komunitas musik borneo metalcamp, ingin mengajukan proposal kepada ibu sebagai donatur.. Apabila di izinkan kita ingin mengirim proposal.. Mohon di respon ibu.. Wassalamualaikum

Lihat semua aspirasi