1-sebengkok

Catatan Perjalanan Reses (3)

Silaturahmi Dengan Istri-istri Nelayan Catatan Perjalanan Reses (3)

Malam lalu (3/11), saya berkesempatan untuk bersilaturahmi dengan ibu – ibu yang tergabung di dalam pengajian RATIB NUR HADAT di Kelurahan Sebengkok Kota Tarakan.

Para ibu yang sehari-harinya adalahibu rumah tangga yang mendampingi suami menjadi nelayan ini, terlihat cantik dengan aneka baju muslimah yang modis. Meski mengaku baju yang mereka pakai adalah hadiah, namun saya senang melihat keceriaan dan semangat mereka atas pertemuan kami. Padahal para ibu ini adalah kelompok istri nelayan yang kehidupan sehari-harinya sebetulnya masih memprihatinkan.

Kehidupan nelayan dan keluarganya di berbagai pesisir Indonesia memang belum sepenuhnya sejahtera. Kondisi nelayan tradisional  yang mengandalkan perahu dan alat tangkap tradisional memang menjadi salah satu penyebab penghasilan nelayan tidak maksimal. Mereka tidak bisa pergi jauh ke tengah laut utk menangkap ikan. Apalagi dengan kondisi cuaca yang turut mempengaruhi kesempatan nelayan tradisional turun ke laut. Seringkali mereka tidak bisa sepanjang tahun pergi ke laut karena ada masanya cuaca sangat buruk yang tidak memungkinkan mereka melaut.

Penghasilan yang terbatas bagi keluarga nelayan ini dikeluhkan oleh ibu-ibu kepada saya, malam kemarin. Penghasilan yang masih pas-pasan itu semakin terasa berat ketika biaya hidup juga ikut terus naik. Contoh keluhan para ibu ini salah satunya adalah gas alam untuk rumah tangga yang biasanya mereka pakai tiba-tiba oleh Perusahaan Gas Negara (PGN) tarifnya naik berkali-kali lipat, lebih dari 100%.

Saya merasa ikut prihatin dan berharap ada yang bisa saya lakukan, agar persoalan tersebut bisa segera medapat solusi yang tepat.

Pertemuan yang serius namun penuh senda tawa ini diselingi oleh makan soto banjar yang lezat buatan tuan rumah.

Soto banjar yang lezat tersebut menginspirasi saya untuk menyemangati ibu-ibu mencari usaha  untuk menambah penghasilan keluarga. Sudah banyak kasus perempuan-perempuan tangguh yang berjuang untuk keluarganya. Baik sebagai penghasil nafkah utama maupun penghasilan tambahan keluarga. Jadi tak heran para ibu menyambut baik usulan saya dan bersemangat untuk mulai merencanakan usaha yang bisa dilakukan.

Beberapa usulan rencana usaha kami bahas malam itu. Termasuk rencana pemasarannya melalui bandara kota Tarakan dan melalui internet.

Pertemuan tidak terasa memasuki penghujung malam yang mengharuskan kami berpisah. Banyak hal positif dan baik yang kami bahas malam itu dan akan kami selesaikan bersama. Karena tidak mungkin saya sendirian menyelesaikannya, dan para ibu ini juga tak bisa sendirian, jadi kami sepakat akan bekerja sama. Sungguh kebersamaan itu sangat berarti. Sukses dan semangat untuk para ibu hebat ini.

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Assalamu'alaikum wr wb. Yang Terhormat Ibu Hetifah Sjaifudian. Saya Safril, dari Institusi yang bergerak dalam kegiatan Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi SDM khususnya di bidang Teknologi informasi dan Komunikasi untuk SMK dan SMA . Sejak tahun 2012 kami telah melakukan sosialisasi tentang pentingnya memberikan keahlian digital kepada siswa SMK maupun SMA untuk meningkatkan daya saing siswa setelah lulus. Hal ini mengingat masih cukup banyak lulusan SMK yang belum memperoleh kesempatan kerja. Dan yang sudah bekerja tidak sedikit memperoleh pekerjaan yang tidak sesuai dengan ilmu atau keahlian yang diperoleh di SMK. Mohon maaf kami tidak bermaksud memandang rendah suatu pekerjaan, akan tetapi banyak lulusan SMK yang menjadi petugas cleaning atau cleaning service, office boy dan sejenisnya. Kami hanya ingin memaksimalkan peluang pekerjaan yang terbaik yang dapat diperoleh oleh lulusan SMK, sehingga selama 3 tahun belajar dan berlatih tidak berakhir pada pekerjaan yang pada prinsipnya tidak memerlukan jenjang pendidikan menengah kejuruan. Sementara dibentuknya Badan Nasional Sertifikasi Profesi kurang memberikan dampak yang diharapkan. Dan para pemilik Sertifikat dari BNSP setiap tahun harus memperpanjang legalitas Sertifikatnya dengan biaya cukup mahal. Selain itu kami menilai adanya pemaksaan bagi SMK untuk menyelenggarakan Sertifikasi Profesi di SMK-SMK dengan dibentuknya LSP-LSP melalui Peraturan Menteri Pendidikan, yang jelas mengikat SMK untuk mengalokasikan Dana BOS untuk kegiatan BNSP. BNSP mengeluarkan sertifikat profesi berstandar nasional sedangkan kami mengeluarkan sertifikat keahlian digital bersatndar Internasional dan ditandatangani langsung oleh Produsen yang mengeluarkan produk-produk teknologi digital, seperti Microsoft, Adobe dan Autodesk. Untuk itu kami mohon dengan sangat kepada Yth. Ibu Hetifah Sjaifudian, untuk dapat memberikan solusi bagi kami agar dapat memberikan bimbingan berbasis kinerja dengan standar internasional kepada siswa SMK dan pada akhirnya siswa memperoleh sertifikat keahlian digital berstandar Internasional yang sudah diakui oleh kurang lebih 140 negara. Kami sudah melakukan konsolidasi dengan Dinas Pendidikan dan pihak Musyawarah Kerja Kepala Sekolah dengan respon cukup positif akan tetapi hanya sebatas itu. Alasan utama yang kami terima adalah masalah pendanaan. Kami pada prinsipnya bukan bertujuan "memanfaatkan" Dana Bos atau anggaran pemerintah meskipun seharusnya memang demikian, akan tetapi visi dan misi kami lebih kepada memberikan solusi kepada pihak sekolah terutama kepada siswa yang nantinya menjadi SDM yang mampu bersaing dan memperoleh peluang kerja lebih besar. Bahkan kami memberikan alternatif agar siswa dapat menabung melalui Bank sehingga mampu untuk memenuhi biaya Sertifikasi yang kami selenggarakan dengan nominal yang sangat terjangkau. Untuk itu kami mohon dan sangat berharap untuk dapat bertemu Ibu dan memperoleh arahan serta dukungan agar visi dan misi kami dapat terwujud. Atas perhatian dan kesempatan yang diberikan, kami mengucapkan terimakasih. Jika berkenan dan kami sangat senang menerima kabar baik dari Ibu melalui 081373264177

  2. Ibu Hetifah yang terhormat, saya adalah warga Bontang Kalimantan Timur, sering menggunakan jalan poros Samarinda Bontang karena tuntutan pekerjaan namun alangkah sengsara nya saya dan saya yakin orang lain yang menggunakan jalan tersebut karena kondisi jalan yang banyak lubang dan tidak layak disebut dengan jalan negara yang terletak di propinsi yang kaya raya seperti Kalimantan Timur untuk itu ibu sebagai wakil kami di parlemen dan membidangi perhubungan mohon diusulkan kepada pemerintah untuk perbaikan jalan tersebut. apabila ibu minta saya bisa berikan datanya secara langsung melalui video yang bisa saya upload ke youtube kalo ibu minta atau sekali kali turunlah ibu kelapangan naik mobil dari samarinda ke bontang sekalian tembus ke sangatta, silakan ibu rasakan sensasinya dan bandingkan dengan infrastruktur di jawa

  3. Assalamu'alaikum wr wb. Hetifah Sjaifudian. Saya Safril, dari Institusi yang bergerak dalam kegiatan Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi SDM khususnya Lulusan SMK dan SMA di bidang Teknologi informasi dan Komunikasi. Bisakah kami meminta audiensi dengan ibu, terkait program pemerintah untuk membangun SDM yang berkualitas, kompetitif dan mampu bersaing dengan negara lain dan memperoleh bonus demografi, Demikian bu, harapan kami ibu dapat berkenan meluangkan waktu untuk kami. Wassalamu'alaikum wr wb. -Safril-

Lihat semua aspirasi