whatsapp-image-2016-11-05-at-07-07-04

Catatan Perjalanan Reses (1)

Berdaya Bersama Perempuan Al Hidayah Kota Tarakan

Kemarin (3/11), saya bertemu dengan kelompok pengajian Al Hidayah Kota Tarakan. Saya senang karena melihat antusiasme kader pengajian Al Hidayah yang sangat besar dengan pertemuan ini. Mereka berterus terang baru kali ini diundang secara resmi oleh anggota DPR RI yang mewakili daerah mereka untuk bersilaturahmi dan menyampaikan aspirasi.

Sebagai organisasi masyarakat (ormas) yang memiliki kader di seluruh Provinsi Kaltara, pengajian Al hidayah menyampaikan keinginan yang besar untuk memperoleh peluang berpartisipasi dalam proses pembangunan Kaltara. Untuk itu Pengajian Al Hidayah menyatakan siap mendukung dan bekerja sama dengan stakeholder terkait.

Tanpa membuang waktu kami membahas berbagai peluang agar Al Hidayah bisa berpartisipasi dalam pembangunan Kaltara. Salah satunya adalah pemberdayaan ekonomi untuk perempuan. Sebagai kota transit Provinsi Kaltara, Kota Tarakan menjanjikan potensi pasar yang besar bagi kreativitas masyarakat membangun usaha di bidang kuliner, kerajinan maupun jasa lainnya.

Potensi inilah yang hendak dijawab oleh para kader Al Hidayah untuk menyelesaikan keterbatasan akses ekonomi bagi perempuan di Kota Tarakan.

Saya senang bahwa saya bisa ambil bagian dalam proses ini. Saya senang bisa memotivasi banyak perempuan untuk semakin berdaya.

Kami akhiri pertemuan kami dengan makan siang bersama dan janji untuk meneruskan kerjasama ini secara konkrit di kemudian hari.

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Bu tolong di bantu kami dr guru honor TKK SMA d kutai barat, sejak kami bernaung di bawah Pemrrintah Prop. Kaltim hidup kami susah, gaji kami d potong drastis hidup kami benar2 susah bu, harus terus pinjam uang kesana kesini utk kebutuhan sehari2, sedangkan biaya hidup di Kutai Barat sangat mahal..tolong kami y bu biar nasib para guru TKK SMA d Kutai Barat bs lebih baik..

  2. Selamat pagi Ibu. Kami mengalami hal ini. Begini Ibu, redaksional kami: 1. Kami adalah melompok tani yang tergabung dalam KSU Mitra Sawit Lestari (Misale) menjalin perjanjian plasma inti. Perjanjian plasma inti merupakan kemitraan dengan pola inti-plasma. Dasar hukum mengenai kemitraan dengan pola inti plasma dalam UU No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (pasal 27) dan PP No. 44 Tahun 1997 tentang Kemitraan. Menurut hukum koperasi diwakili oleh para pengurusnya (pasal 30 ayat [2] huruf a UU No. 25 Tahun 1992 tentang Koperasi). Bentuk perwakilan antara koperasi dengan petani inti plasma tersebut bisa ada dua kemungkinan, yaitu: • Koperasi selaku kuasa; menandatangani perjanjian mewakili, untuk dan atas nama anggotanya; atau • Koperasi menandatangani perjanjian untuk dan atas nama koperasi itu sendiri, di mana perjanjian tersebut akan dilanjutkan kepada anggota koperasi, dalam hal ini para petani plasma. 2. Luas kebun plasma adalah 120 hektare area loa haur desa tengin baru sepaku penajam paser utara. 3. Kebun kami dibangun dengan pinjaman bank niaga dengan agunan berupa surat kepemilikan tanah (skt) senilai kurang lebih 6 m. 4. Umur tanam sawit kami 9 tahun. 5. Sejak bulan mei 2017, area tersebut di jadikan objek hukum oleh Dinas Kehutanan Provinsi sebagai Tahura berdasar keputusan PN Tanah Grogot. Bagaimana kami mengurus hal ini Ibu? Mohon advicenya..🙏 WA kami 081253463080

  3. Assalamualaikum ibu, saya dari perwakilan komunitas musik samarinda yang tergabung dalam komunitas musik borneo metalcamp, ingin mengajukan proposal kepada ibu sebagai donatur.. Apabila di izinkan kita ingin mengirim proposal.. Mohon di respon ibu.. Wassalamualaikum

Lihat semua aspirasi