Catatan Penting dari Pidato Obama

Asalamualaikum. Salam Sejahtera pulang kampung nih.”

Begitulah pidato Presiden Amerika Barrack Obama di Universitas Indonesia yang berhasil memikat banyak orang. Tak cuma 7.500 undangan yang memadati Gedung Balairung, Depok, Jawa Barat, tetapi juga sebagian besar masyarakat yang menyaksikan lewat siaran langsung di televisi kemarin (11/10). Awal pidatonya tersebut langsung disambut aplaus dan teriakan audensi.

Dalam tiga puluh menit pidatonya, Obama berpidato mengenai keberagaman beragama, pembangunan demokrasi, dan tak lupa menyelipkan nostalgia masa kecilnya. Berbeda dengan gaya pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang kaku, Obama tampil mengalir dan lugas. Olah gerak yang ditampilkan Presiden keturunan Afrika pertama di AS ini sungguh mampu mencairnya suasana undangan yang mayoritas adalah pelajar, akademisi, dan politisi. Tak heran jika dalam 30 menit pidato, Obama mendapat 27 kali tepuk tangan.

Obama menceritakan memori masa kecilnya sejak kali pertama dia datang ke Jakarta pada 1967. Dia menegaskan jati dirinya sebagai warga pendatang yang tinggal bersama ayah tiri seorang warga Indonesia bernama Lolo Soetoro yang juga seorang muslim di Menteng Dalam. Obama menyebutkan dua landmark Jakarta yang telah ada sejak puluhan tahun silam yakni Hotel Indonesia dan pusat perbelanjaan Sarinah.

“Dulu Becak dan Bemo jumlahnya melebihi kendaraan lain. Sekarang jalan tol telah menggusur jalan-jalan kampung yang terbuat dari tanah,” kata dia.

Selain becak, bemo, dan gedung Sarinah, Obama juga mengenang makanan favoritnya ketika tinggal di Jakarta yakni sate dan bakso. Hebatnya, tanpa sungkan, orang nomor satu Amerika Serikat ini menirukan suara penjual sate dan bakso ketika menawarkan dagangannya di kampung-kampung.

“Saya masih ingat bagaimana memanggil (penjual sate, Red) Sateee. Baksoo.. enak ya,” ujarnya dalam bahasa Inggris bercampur bahasa Indonesia.

Tentu, dalam pidatonya tersebut Obama juga menyampaikan belasungkawa dan mendoakan agar semua korban bencana alam di Indonesia diberikan kekuatan dan ketabahan. Mewakili pemerintah AS, dia mengaku siap mengulurkan bantuan baik dalam bentuk materi maupun dalam bentuk lain kepada pemerintah Indonesia.

“Indonesia adalah bagian dari saya,” ujarnya.

Menurut anggota DPR RI Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP, pidato Obama luar biasa. Beberapa catatan penting dari pidato tersebut adalah tentang demokrasi di Indonesia yang sudah cukup maju, yakni dengan pemilihan langsung yang berhasil menelorkan Presiden SBY.

“Obama mengatakan, kemerdekaan berarti peluang belajar dan bekerja juga kebebasan untuk memilih,” ujar Hetifah, salah satu anggota DPR RI yang bulan Januari 2011 nanti diundang oleh Parlemen dari Amerika Serikat untuk mengikuti program selama 1 minggu.

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Assalamu'alaikum wr wb. Yang Terhormat Ibu Hetifah Sjaifudian. Saya Safril, dari Institusi yang bergerak dalam kegiatan Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi SDM khususnya di bidang Teknologi informasi dan Komunikasi untuk SMK dan SMA . Sejak tahun 2012 kami telah melakukan sosialisasi tentang pentingnya memberikan keahlian digital kepada siswa SMK maupun SMA untuk meningkatkan daya saing siswa setelah lulus. Hal ini mengingat masih cukup banyak lulusan SMK yang belum memperoleh kesempatan kerja. Dan yang sudah bekerja tidak sedikit memperoleh pekerjaan yang tidak sesuai dengan ilmu atau keahlian yang diperoleh di SMK. Mohon maaf kami tidak bermaksud memandang rendah suatu pekerjaan, akan tetapi banyak lulusan SMK yang menjadi petugas cleaning atau cleaning service, office boy dan sejenisnya. Kami hanya ingin memaksimalkan peluang pekerjaan yang terbaik yang dapat diperoleh oleh lulusan SMK, sehingga selama 3 tahun belajar dan berlatih tidak berakhir pada pekerjaan yang pada prinsipnya tidak memerlukan jenjang pendidikan menengah kejuruan. Sementara dibentuknya Badan Nasional Sertifikasi Profesi kurang memberikan dampak yang diharapkan. Dan para pemilik Sertifikat dari BNSP setiap tahun harus memperpanjang legalitas Sertifikatnya dengan biaya cukup mahal. Selain itu kami menilai adanya pemaksaan bagi SMK untuk menyelenggarakan Sertifikasi Profesi di SMK-SMK dengan dibentuknya LSP-LSP melalui Peraturan Menteri Pendidikan, yang jelas mengikat SMK untuk mengalokasikan Dana BOS untuk kegiatan BNSP. BNSP mengeluarkan sertifikat profesi berstandar nasional sedangkan kami mengeluarkan sertifikat keahlian digital bersatndar Internasional dan ditandatangani langsung oleh Produsen yang mengeluarkan produk-produk teknologi digital, seperti Microsoft, Adobe dan Autodesk. Untuk itu kami mohon dengan sangat kepada Yth. Ibu Hetifah Sjaifudian, untuk dapat memberikan solusi bagi kami agar dapat memberikan bimbingan berbasis kinerja dengan standar internasional kepada siswa SMK dan pada akhirnya siswa memperoleh sertifikat keahlian digital berstandar Internasional yang sudah diakui oleh kurang lebih 140 negara. Kami sudah melakukan konsolidasi dengan Dinas Pendidikan dan pihak Musyawarah Kerja Kepala Sekolah dengan respon cukup positif akan tetapi hanya sebatas itu. Alasan utama yang kami terima adalah masalah pendanaan. Kami pada prinsipnya bukan bertujuan "memanfaatkan" Dana Bos atau anggaran pemerintah meskipun seharusnya memang demikian, akan tetapi visi dan misi kami lebih kepada memberikan solusi kepada pihak sekolah terutama kepada siswa yang nantinya menjadi SDM yang mampu bersaing dan memperoleh peluang kerja lebih besar. Bahkan kami memberikan alternatif agar siswa dapat menabung melalui Bank sehingga mampu untuk memenuhi biaya Sertifikasi yang kami selenggarakan dengan nominal yang sangat terjangkau. Untuk itu kami mohon dan sangat berharap untuk dapat bertemu Ibu dan memperoleh arahan serta dukungan agar visi dan misi kami dapat terwujud. Atas perhatian dan kesempatan yang diberikan, kami mengucapkan terimakasih. Jika berkenan dan kami sangat senang menerima kabar baik dari Ibu melalui 081373264177

  2. Ibu Hetifah yang terhormat, saya adalah warga Bontang Kalimantan Timur, sering menggunakan jalan poros Samarinda Bontang karena tuntutan pekerjaan namun alangkah sengsara nya saya dan saya yakin orang lain yang menggunakan jalan tersebut karena kondisi jalan yang banyak lubang dan tidak layak disebut dengan jalan negara yang terletak di propinsi yang kaya raya seperti Kalimantan Timur untuk itu ibu sebagai wakil kami di parlemen dan membidangi perhubungan mohon diusulkan kepada pemerintah untuk perbaikan jalan tersebut. apabila ibu minta saya bisa berikan datanya secara langsung melalui video yang bisa saya upload ke youtube kalo ibu minta atau sekali kali turunlah ibu kelapangan naik mobil dari samarinda ke bontang sekalian tembus ke sangatta, silakan ibu rasakan sensasinya dan bandingkan dengan infrastruktur di jawa

  3. Assalamu'alaikum wr wb. Hetifah Sjaifudian. Saya Safril, dari Institusi yang bergerak dalam kegiatan Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi SDM khususnya Lulusan SMK dan SMA di bidang Teknologi informasi dan Komunikasi. Bisakah kami meminta audiensi dengan ibu, terkait program pemerintah untuk membangun SDM yang berkualitas, kompetitif dan mampu bersaing dengan negara lain dan memperoleh bonus demografi, Demikian bu, harapan kami ibu dapat berkenan meluangkan waktu untuk kami. Wassalamu'alaikum wr wb. -Safril-

Lihat semua aspirasi