Banjir Masih Menjadi Masalah di Jakarta

Banjir masih menjadi masalah di wilayah Jakarta, khususnya sejak musim penghujan yang berlangsung belakangan ini. Akhir November lalu, kawasan pemukiman Kampung Pulo, yang bertempat berdekatan dengan Sungai Ciliwung, digenangi banjir hingga setinggi dada. Seperti dilaporkan KOMPAS.com, banjir tersebut mengganggu aktivitas warga dan menghambat pompa air untuk berfungsi. Begitu pula pada Sabtu (22/12) kemarin, sejumlah jalan protokol di jantung Jakarta dibanjiri genangan air selama lima jam dan menyebabkan kemacetan luar biasa. Menurut pengamatan, kerugian ekonomi dari banjir tersebut mencapai Rp1 miliar hingga Rp1,4 miliar per jam. "Skala ekonomi Jakarta sampai tri wulan ketiga kan Rp280 triliun, diperkirakan sampai akhir tahun berarti Rp400 triliun per tahun," demikian penjelasan Danang Parikesit, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia, seperti dilansir oleh MetroTV News. Jika menggunakan perhitungan konservatif, jumlah itu akan setara dengan Rp33 miliar per hari atau Rp2 miliar per jam efektif. Menurut Danang, hitungan itu belum merangkum lost oportunities seperti batalnya janji bisnis, masih ditambah pula kerugian mubazirnya infrastruktur transportasi. "Infrastruktur busway misalnya, Rp35 miliar per kilometer. Bila macet sekitar 15 kilometer selama 5 jam, terhitung Rp10 miliar sampai Rp14 miliar kerugiannya," jelasnya. Kerugian ekonomi itu masih ditambah lagi dengan kerugian sosial yang sulit dihutung dengan angka. Danang menyebutkan, bahwa kerugian terparah adalah semakin menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, yang dianggap tak bisa menyelesaikan masalah transportasi. Kementerian PU Sudah Siapkan Rencana Atasi Banjir Sebulan sebelumnya, sebenarnya Kementerian Pekerjaan Umum sudah mengungkapkan rencana mereka. Pada acara yang digelar pada hari Selasa (27/11) yang membahas penanggulangan banjir di Jakarta, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Mohamad Hasan menjelaskan rencana penanggulangan banjir. "Ada dua rencana untuk mengurangi dampak. Pertama struktural, yaitu dengan membangun tanggul-tanggul, dan non-struktural, dengan memperbaiki hulu," kata Hasan, seperti diliput KOMPAS.com. Program-program tersebut adalah  Banjir Kanal Timur (BKT) yang saat ini sudah selesai, begitu juga dengan  Banjir Kanal Barat (BKB),  Pesanggrahan Angke Sunter (PAS) yang saat ini sedang dalam proses normalisasi, lalu ada  Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) yang saat ini masih dalam tahap rencana. Dalam rencana tersebut diharapkan hal itu dapat mengurangi 78 daerah rawan banjir yang ada di Jakarta. Hasan menyebutkan, saat ini pihaknya sedang fokus terhadap program PAS, yang saat ini tengah dalam proses pelaksanaan yang diperkirakan selesai pada tahun 2014. Untuk Kali Pesanggrahan yang panjangnya mencapai 26 kilometer ini baru rampung 8 kilometer, sedangkan daerah Angke telah rampung 6 kilometer dari 20 kilometer, sementara Sunter baru rampung 5 kilometer dari 18,7 kilometer. Proyek PAS ini diperkirakan menelan dana sebesar Rp 2,3 triliun. "PAS ini program kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI. Kami konstruksi, sedangkan DKI pembebasan lahan. Ya, kira-kira 2014 pertengahan sudah selesai," ujar Hasan. Besarnya banjir di Jakarta juga sangat bergantung pada kondisi di daerah hulu. Jika kerusakan di hulu dan perilaku membuang sampah di kali tidak dihentikan, banjir sulit dihindari. Pembelajaran Bagi Samarinda Masalah banjir juga bukan cuma masalah Jakarta, tapi juga Samarinda. Warga Samarinda sudah sering berlangganan banjir. Bahkan, menurut Hetifah, Anggota Komisi V DPR RI, 40% kejadian banjir di Indonesia terjadi di Kalimantan, yang mana 30% di antaranya terjadi di Kalimantan Timur dan Samarinda adalah daerah yang paling sering berlanggan banjir. Pemerintah Provinsi Kaltim  sudah berencana mengangani permasalahan banjir melalui beberapa program, beberapa di antaranya adalah normalisasi Sungai Karang Mumus dan pembuatan kolam retensi. Seperti diberitakan KaltimPost, Ketua Tim Konsultan Manajemen Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim Eko Wahyudi membenarkan, bahwa telah dilakukan survei lokasi pembangunan kolam retensi banjir. Namun, Hetifah mempertanyakan seberapa efektif kah program-program penanggulangan banjir yang ada di kota Samarinda. "Setahu saya, uang lebih dari 600 miliar saja belum diserap," ujar Anggota Komisi V ini. Bila mengacu pada KaltimPost, saat ini memang belum ada kejelasan anggaran apakah akan menggunakan alokasi Rp 600 miliar dari Penanggulangan Banjir Karang Mumus--yang masih menyisakan Rp 350 miliar--atau menggunakan APBD Kaltim. Lebih lanjut mengenai situasi banjir di Kaltim dapat dibaca pada tulisan: [Solusi Penanganan Banjir Samarinda] . Disadur dari beberapa sumber: Kaltim Post Online. Sebentar Lagi (Semoga) Bebas Banjir. Diakses dari:  http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/6792/sebentar-lagi-semoga-bebas-banjir.html Kompas.com. Ini Rencana Besar Kementerian PU Atasi Banjir Jakarta. Diakses dari: http://megapolitan.kompas.com/read/2012/11/27/17491282/Ini.Rencana.Besar.Kementerian.PU.Atasi.Banjir.Jakarta Kompas.com. Banjir Masih Menggenangi Kampung Pulo. Diakses dari: http://megapolitan.kompas.com/read/2012/12/01/15552211/Banjir.Masih.Menggenangi.Kampung.Pulo Kompas.com. Solusi Banjir di Jakarta Tersandera Aturan. Diakses dari: http://megapolitan.kompas.com/read/2012/11/28/06501076/Solusi.Banjir.di.Jakarta.Tersandera.Aturan Metro TV News. Banjir, Kerugian Jakarta Capai Rp1,4 Miliar per Jam. Diakses dari: http://www.metrotvnews.com/metromain/news/2012/12/23/118591/Banjir-Kerugian-Jakarta-Capai-Rp1-4-Miliar-per-Jam Kaltim Post Online. Sebentar Lagi (Semoga) Bebas Banjir. Diakses dari:  http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/6792/sebentar-lagi-semoga-bebas-banjir.html

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Infrastruktur transportasi di jalan Kubar Mahulu memprihatinkan kami minta kejelasan dalam proses pembangunan agar dapat cepat dilalui karena sangat vital

  2. kebenaran cara simulasi ibu memang patut di acungkan jempol. karna simulasi dicaleq lain sistim perjudian' dgn memberikan bermacam fasilitas yg ujung ujungnya mengharapkan keuntungan yg lbh besar. begitupun kebanyakan tim sukses seperti musuh dlm selimut.

  3. kmi warga msyarakat kaltim supriadi/rabaisyah wali murid dri.. Leo wardana. mendukung spenuh hati.. utk ibu.. smoga di ridhoi Allah.swt amiin. hti ibu adalah hati masyarakat.. jazakumulloh khoiron khatsirro.. amiiin..

Lihat semua aspirasi