Aspirasi Masyarakat Jangan Kalah oleh Vested Interest

Jakarta, 23/5 — Anggota DPR RI, Hetifah Sjaifudian, kemarin berberdialog dengan mahasiswa Jurusan Akuntansi Pemerintah, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Bertempat di Ruang KK-2 Gedung Nusantara DPR/MPR, Hetifah di dampingi oleh Kepala Biro Analisa Anggaran dan Pelaksanaan APBN, Setyanta Nugraha.

Dalam kesempatan tersebut, Hetifah berdiskusi mengenai kondisi formil dan riil DPR. Di hadapan 160 mahasiswa dan pengajar dari UNJ, Hetifah mengungkapkan bahwa DPR merupakan lembaga yang memiliki power (kekuasaan) besar. Seringkali kekuasaan itu belum diimbangi dengan kontrol yang memadai.

“Ketiadaan kontrol yang berbentuk pengawasan maupun partisipasi publik akan membuat DPR mudah menyalahgunakan kekuasaan. Akhirnya kepentingan politik sekelompok orang atau vested interest didahulukan alih-alih kepentingan masyarakat,” ujar anggota Komisi X yang salah satunya membidangi urusan kepemudaan ini.

Oleh karena itu, Hetifah mendorong agar masyarakat, terutama mahasiswa dapat menjadi warga negara yang aktif mendayagunakan hak-hak politiknya. “Partisipasi publik akan mendorong DPR untuk lebih efektif menyuarakan aspirasi masyarakat, meningkatkan kualitas legislasi–secara formil maupun materil, serta kelemahan-kelemahan legislatif lainnya yang masih dikeluhkan masyarakat selama ini,” ungkap Anggota Fraksi Partai Golkar.

Meski mengakui ada beberapa kelemahan DPR, termasuk berbagai perangkat pendukung yang ada saat ini, Hetifah optimis kelemahan tersebut akan terus dapat diperbaiki untuk menunjang efektifitas fungsi dan peran DPR.

“Kami akan terus berupaya terbuka dan mendorong proses legislasi, pengawasan, dan anggaran yang berdasarkan data dan bukti. Silahkan sampaikan informasi, masukan, aspirasi apapun melalui media komunikasi yang kami sediakan. Sebisa mungkin, kami ingin masyarakat dapat menjangkau anggota DPR yang notabene wakilnya dengan mudah,” tutup Hetifah.

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Selamat pagi Ibu. Kami mengalami hal ini. Begini Ibu, redaksional kami: 1. Kami adalah melompok tani yang tergabung dalam KSU Mitra Sawit Lestari (Misale) menjalin perjanjian plasma inti. Perjanjian plasma inti merupakan kemitraan dengan pola inti-plasma. Dasar hukum mengenai kemitraan dengan pola inti plasma dalam UU No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (pasal 27) dan PP No. 44 Tahun 1997 tentang Kemitraan. Menurut hukum koperasi diwakili oleh para pengurusnya (pasal 30 ayat [2] huruf a UU No. 25 Tahun 1992 tentang Koperasi). Bentuk perwakilan antara koperasi dengan petani inti plasma tersebut bisa ada dua kemungkinan, yaitu: • Koperasi selaku kuasa; menandatangani perjanjian mewakili, untuk dan atas nama anggotanya; atau • Koperasi menandatangani perjanjian untuk dan atas nama koperasi itu sendiri, di mana perjanjian tersebut akan dilanjutkan kepada anggota koperasi, dalam hal ini para petani plasma. 2. Luas kebun plasma adalah 120 hektare area loa haur desa tengin baru sepaku penajam paser utara. 3. Kebun kami dibangun dengan pinjaman bank niaga dengan agunan berupa surat kepemilikan tanah (skt) senilai kurang lebih 6 m. 4. Umur tanam sawit kami 9 tahun. 5. Sejak bulan mei 2017, area tersebut di jadikan objek hukum oleh Dinas Kehutanan Provinsi sebagai Tahura berdasar keputusan PN Tanah Grogot. Bagaimana kami mengurus hal ini Ibu? Mohon advicenya..🙏 WA kami 081253463080

  2. Assalamualaikum ibu, saya dari perwakilan komunitas musik samarinda yang tergabung dalam komunitas musik borneo metalcamp, ingin mengajukan proposal kepada ibu sebagai donatur.. Apabila di izinkan kita ingin mengirim proposal.. Mohon di respon ibu.. Wassalamualaikum

  3. Selamat Hari Kartini untuk Ibu Hetifah Semangat dan Teruslah mendorong keterlibatan peran perempuan dalam keterwakilannya di Parlemen. Sebab tanpa perempuan, maka demokrasi kita masih stagnan. Salam Kartini Indonesia !!! Selamat Berjuang ! Selamatkan Perempuan Indonesia dari Ketertindasan...

Lihat semua aspirasi