Apa Itu DAK Afirmasi? Ini Penjelasan Anggota Banggar DPR Hetifah Sjaifudian

  JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Partai Golkar Hetifah mengatakan, dana alokasi khusus (DAK) Fisik menjadi salah satu instrument penting dalam mendanai pembangunan infrastruktur yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah. Menurut Anggota Banggar DPR Hetifah Sjaifudian, DAK fisik direncanakan sebesar Rp. 63,4 triliun. Berkenaan dengan hal itu, Anggota Banggar DPR RI ini  Hetifah Sjaifudian menjelaskan bahwa DAK fisik dibagi menjadi tiga macam, DAK Regular, Penugasan dan Afirmasi. “Dari total anggaran DAK fisik sebesar Rp. 63,4 triliun, dibagi menjadi tiga macam, DAK regular Rp. 31,3 triliun, DAK Penugasan Rp. 24,4 triliun dan DAK Afirmasi Rp. 6,6 triliun,” kata Hetifah kepada Netralnews.com, Selasa (22/8/2017). Anggota DPR RI dari Dapil Kaltim dan Kaltra ini, menjelaskan bahwa DAK Afirmasi merupakan tambahan DAK yang dialokasikan khusus kepada daerah yang termasuk dalam kategori daerah perbatasan, kepulauan, tertinggal, dan transmigrasi (area/spatial based). Hal itu bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar. “Anggaran DAK Afirmasi khusus dialokasikan daerah perbatasan, daerah kategori tertinggal, daerah-daerah kepulauan. Tujuannya jelas untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan dasar di daerah-daerah tersebut,” ujar Hetifah. Lanjut dia, alokasi DAK Afirmasi ditujukan untuk beberapa hal tertentu saja seperti bidang kesehatan, bidang perumahan dan permukiman, bidang transportasi, bidang air minum, bidang sanitasi, dan bidang pendidikan. “Dalam nota keuangan RAPBN 2018 sudah direncanakan alokasikan anggaran DAK Afirmasi. Bidang kesehatan direncanakan sebesar Rp 3,2 triliun; bidang perumahan dan permukiman direncanakan sebesar Rp 464,6 miliar; bidang transportasi direncanakan sebesar Rp1,078 triliun; bidang air minum direncanakan sebesar Rp 516,3 miliar;  bidang sanitasi direncanakan sebesar Rp 541,9 miliar; serta bidang pendidikan, direncanakan sebesar Rp.794,6 miliar,” papar Hetifah. Untuk diketahui, Anggaran dana perimbangan dalam RAPBN 2018 direncanakan sebesar Rp. 671,6 triliun terdiri dari, Dana transfer umum sebesar Rp. 485,7 triliun dan Dana transfer khusus sebesar Rp. 185,8 triliun. Dana transfer umum terdiri dari dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp. 87,6 triliun dan dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp. 398,0 triliun. Adapun Anggaran dana transfer khusus terdiri dari, DAK fisik sebesar Rp. 62,4 triliun dan DAK non fisik sebesar Rp. 123,4 triliun. *) sumber : Netralnews

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Bapak iskandar yang baik.. mhn info Bapak di daerah mana ya? Terima kasih, salam sy utk keluarga

  2. Salam .... Yth ibu Hetifah, Saya atas nama alm. papa saya ingin Menyumbangkan majalah ilmu pengetahuan (koleksi Intisari) untuk daerah pedalaman. Kiranya ibu lebih tau daerah mana yg membutuhkan, maka saya akan sumbangkan majalah tersebut. Mohon kabari ke email saya. Terimakasih

  3. berhubungan dengan musim tanam padi kami sangat berharap bantuan pintu air sudi kiranya ibu bisa membantu untuk menunjang perekonomian kami.

Lihat semua aspirasi