salman-hetifah_20171010_151834

Anggota DPR RI Ini Peduli Bantu Salman Berangkat Ikut Rakernas Pertuni

 

TRIBUNKALTIM.CO – Gagal mendapatkan bantuan dari Pemprov Kaltim, Plt Ketua Pertuni Kaltim Salman akhirnya bisa berangkat ke Jakarta mengikuti Rakernas Pertuni. Hetifah, anggota DPR RI terketuk hatinya membantu biaya pemberangkatan Salman dan dua rekannya setelah membaca berita Tribun Kaltim (10/10) yang mengisahkan kegalauan penyandang disabilitas ini.

PERJUANGAN Salman mencari bantuan ke Pemprov Kaltim sudah sejak tiga bulan lalu setelah menerima undangan mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pertuni di Jakarta. Bantuan yang ditunggu tak kunjung datang. Salman mencurahkan keresahannya karena tidak bisa hadir di Rakernas kepada Tribun Kaltim.

“Kami sudah mengajukan anggaran ke Pemprov, cuma mereka bilang tak ada anggaran dan tak bisa membantu,” kata pria tuna netra yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang pijat ini. “Sekarang zaman susah, katanya. Provinsi nggak bisa bantu. Padahal kami dapat mandat dari Jakarta. Saya ini pelaksana tugas Pertuni Kaltim,” lanjutnya.

Salman menyebut, hanya Pertuni Kaltim yang belum jelas apakah bisa hadir dalam Rakernas tersebut. Seluruh daerah di Indonesia telah menyatakan keikutsertaannya di Rakernas yang diselenggarakan tiap 3 tahun sekali itu.

Selasa (10/10) pagi, Tribun Kaltim menerima pesan whatApp (WA) dari Hetifah Sjaifudian, anggota DPR RI Dapil Kaltim-Kaltara yang kebetulan sedang ada tugas di Balikpapan. “Mas barusan saya baca tulisan tentang Salman (Ketua Pertuni). Saya mau membantu, tolong kabari dia (Salman) ya,” ungkap Hetifah dalam pesan WA-nya.

Tribun Kaltim pun langsung menyampaikan kabar baik tersebut kepada Salman. Dan mengatur waktu untuk bertemu anggota DPR RI dari Partai Golkar tersebut di Hotel Grand Tiga Mustika, Balikpapan.

“Alhamdulillah. Betulkah mas kabar ini. Ndak nyangka kalau bu Hetifah membaca dan sudi membantu kami,” kata Salman.

Siang sekitar pukul 13.00 Wita, Salman ditemani putrinya menemui Hetifah di hotel. Dengan rasa ragu, dia memasuki hotel dengan harapan bisa bertemu langsung dengan orang yang bersedia membantu dirinya.

*) sumber : tribunnews

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Selamat pagi Ibu. Kami mengalami hal ini. Begini Ibu, redaksional kami: 1. Kami adalah melompok tani yang tergabung dalam KSU Mitra Sawit Lestari (Misale) menjalin perjanjian plasma inti. Perjanjian plasma inti merupakan kemitraan dengan pola inti-plasma. Dasar hukum mengenai kemitraan dengan pola inti plasma dalam UU No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (pasal 27) dan PP No. 44 Tahun 1997 tentang Kemitraan. Menurut hukum koperasi diwakili oleh para pengurusnya (pasal 30 ayat [2] huruf a UU No. 25 Tahun 1992 tentang Koperasi). Bentuk perwakilan antara koperasi dengan petani inti plasma tersebut bisa ada dua kemungkinan, yaitu: • Koperasi selaku kuasa; menandatangani perjanjian mewakili, untuk dan atas nama anggotanya; atau • Koperasi menandatangani perjanjian untuk dan atas nama koperasi itu sendiri, di mana perjanjian tersebut akan dilanjutkan kepada anggota koperasi, dalam hal ini para petani plasma. 2. Luas kebun plasma adalah 120 hektare area loa haur desa tengin baru sepaku penajam paser utara. 3. Kebun kami dibangun dengan pinjaman bank niaga dengan agunan berupa surat kepemilikan tanah (skt) senilai kurang lebih 6 m. 4. Umur tanam sawit kami 9 tahun. 5. Sejak bulan mei 2017, area tersebut di jadikan objek hukum oleh Dinas Kehutanan Provinsi sebagai Tahura berdasar keputusan PN Tanah Grogot. Bagaimana kami mengurus hal ini Ibu? Mohon advicenya..🙏 WA kami 081253463080

  2. Assalamualaikum ibu, saya dari perwakilan komunitas musik samarinda yang tergabung dalam komunitas musik borneo metalcamp, ingin mengajukan proposal kepada ibu sebagai donatur.. Apabila di izinkan kita ingin mengirim proposal.. Mohon di respon ibu.. Wassalamualaikum

  3. Selamat Hari Kartini untuk Ibu Hetifah Semangat dan Teruslah mendorong keterlibatan peran perempuan dalam keterwakilannya di Parlemen. Sebab tanpa perempuan, maka demokrasi kita masih stagnan. Salam Kartini Indonesia !!! Selamat Berjuang ! Selamatkan Perempuan Indonesia dari Ketertindasan...

Lihat semua aspirasi